benuanta.co.id, TARAKAN – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 019 dijadikan tempat evakuasi korban kebakaran warga RT 21 Kelurahan Karang Anyar Pantai.
Kepala Pelaksana Harian Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tarakan, Syamsi Sarman mengatakan saat ini pihaknya hanya mengirimkan air mineral dan roti di lokasi pengungsian. Hal tersebut dikarenakan sejumlah warung makan masih tutup lantaran hari raya Idul Adha.
“Biasanya kami langsung mengirimkan makanan seperti nasi bungkus ke pengungsi korban kebakaran. Tapi hari ini tidak ada warung makan yang buka, sementara kami mengirimkan air mineral dan roti untuk makan malam dan makanan besok pagi, sudah kami siapkan konsumsinya sambil menunggu data jumlah korban,” ucapnya. Kamis (29/6/2023).
Syamsi menjelaskan, nantinya konsumsi yang akan diberikan dalam sehari sebanyak 3 kali. Namun, untuk jumlah pihaknya masih belum mengetahui lantaran masih menunggu data korban pengungsian dari pihak terkait.
“Bantuan yang disampaikan belum dapat dipastikan berapa lama, karena menunggu ketetapan dari tanggap bencana uang diputuskan oleh Wali Kota Tarakan. Biasanya 3 hari, bahkan seminggu lebih,” bebernya.
Syamsi menerangkan, bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan berupa makanan ataupun pakaian, ia mengarahkan untuk langsung memberikan di posko pengungsian SDN 019. Kini, pihaknya juga masih melakukan pendataan terkait sejumlah kebutuhan khusus seperti perlengkapan bayi, susu, seragam sekolah.
“Untuk bantuan sembako, masyarakat bisa langsung memberikan langsung di posko SDN 019 ataupun ke BAZNAS Kota Tarakan. Saya berharap warga dapat saling membantu dan mengulurkan tangan kepada korban bencana kebakaran,” tutupnya. (*)
Reporter: Okta Balang
Editor: Nicky Saputra







