benuanta.co.id, TARAKAN – Hingga saat ini Bulog Cabang Tarakan belum mendapatkan alokasi pengiriman daging sapi beku sejak Juli 2022 lalu. Saat ini pun sudah tak tersisa lagi stok daging di cold storage milik Bulog.
Dikatakan Pimpinan Bulog Cabang Tarakan, Apriansyah daging beku milik Bulog didatangkan langsung dari India. Sehingga stok yang diterima Indonesia tidak mencukupi jika didistribusikan di masing-masing wilayah Indonesia.
“Hanya daerah-daerah tertentu saja yang dapat alokasinya,” katanya, Selasa (27/6/2023).
Dikatakannya, peran Bulog sendiri adalah sebagai penyangga terlebih dalam momen Idul Adha. Sehingga tak ada patokan bagi Bulog untuk menyediakan daging menjelang hari besar.
“Jadi kalau ada rencana kedatangan kita lapor ke Dinas Ketahanan Pangan untuk dineracakan berapa yang didata untuk kebutuhan juga,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Tanaman Pangan Kota Tarakan, Elang Buana mengatakan sejauh ini sudah terdapat persediaan daging sapi segar sebanyak 1.200 ekor. Dalam waktu dekat, Kota Tarakan juga akan kembali menerima sapi 335 ekor dari wilayah yang telah terseleksi.
“Jadi total 1.500 ekor. Kita sudah seleksi lokasi pengirimannya juga,” kata dia.
Saat ini kebutuhan sapi di Tarakan sudah terpenuhi secara keseluruhan menjelang Idul Adha. Adapun sapi-sapi yang didatangkan dipastikan aman karena pihaknya telah lebih dulu mengirimkan petugas ke wilayah yang telah terseleksi seperti Sulawesi.
“Apakah ada kasus atau tidak. Kalau tidak ada bisa didatangkan dari sana. Kemudian alat transportasinya seperti apa, kami teliti sampai diberangkatkan melalui pelabuhan juga,” pungkas Elang.(*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Ramli







