benuanta.co.id, Tanjung Selor – Aliansi Komunitas Kaltara yang digagas oleh kaum muda di Bulungan akan menggelar Musik Alam Fest 2k23 tahun ini. Acara yang masuk dalam Top 100 Calender of Event (CoE) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun 2023 itu bakal diketuai Irawati Tahir.
Ira sapaan akrabnya menjelaskan acara ini tidak terlepas dari semangat pelestarian kesenian dan budaya lokal yang ada di Kaltara.
“Kita sebagai masyarakat harus sadar bahwa Kaltara kaya akan budaya, seni dan potensi wisata. Kekayaan ini harus bisa dilestarikan dan dikelola dengan baik, salah satunya melalui event pertunjukan seperti musik alam,” katanya, Sabtu (24/6).
Musik Alam Fest 2k23 mengusung tema kolaboraksi yang berasal dari kata kolaborasi dan aksi. Kolaborasi dipilih karena upaya pelestarian kekayaan budaya dan seni membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Sementara kata aksi mencerminkan bahwa perlu ada upaya nyata agar kekayaan budaya dan seni tidak hilang di masyarakat.
“Melalui kolaborasi, kami berharap semakin banyak pihak yang terlibat untuk mendukung kesuksesan Musik Alam Fest 2k23. Mulai dari pemerintah, instansi swasta, pihak sponsor hingga masyarakat,” ujarnya.
“Aksinya sendiri mengedepankan keterlibatan komunitas, musisi, seniman dan pegiat budaya untuk ikut-serta, baik di pre-event sampai Hari-H musik alam. Selain itu, akan ada diskusi tentang isu-isu terkini, seperti soal lingkungan, potensi wisata dan lainnya,” ujarnya lagi.
Musik Alam Fest 2k23 akan berlokasi di Hutan Kota Bunda Hayati, Kabupaten Bulungan. Acara ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari yakni 29 hingga 30 September.
“Kami akan tetap memadukan pertunjukan musik, seni dan budaya dari talent-talent lokal, untuk bintang tamu, masih keep dulu ya, biar lebih penasaran,” sebutnya.
Musik Alam Fest 2k23 turut mengikutsertakan para pelaku umkm dari lima kabupaten/kota yang ada di Kaltara. Langkah ini diharap dapat meningkatkan perputaran uang selama acara berlangsung.
“Kita berupaya ada dampak ekonomi yang bisa dirasakan pelaku UMKM dan masyarakat, termasuk juga untuk jasa transportasi, perhotelan dan rumah makan,” kata Ira.
Secara teknis, pihak panitia saat ini sedang mematangkan konsep acara, penganggaran dan pembuatan proposal. Kemudian dilanjutkan dengan koordinasi bersama stakeholder terkait.
“Kami berharap pemerintah dan swasta bisa ikut-serta mensupport acara ini, baik materil atau non materil. Di sisi lain, kami pun butuh sumbangan pemikiran dan masukan agar musik alam bisa sukses serta menjadi salah satu icon event di Kaltara,” paparnya.
Pihak panitia disebut membuka ruang bagi anak muda yang berminat untuk terlibat dalam pelaksanaan Musik Alam Fest 2k23. Langkah ini juga sebagai upaya regenerasi untuk pelaksanaan musik alam fest di tahun tahun berikutnya.
“Bulan Juli akan ada open volunteer, kita sama-sama belajar me-manage event dengan baik, dan berbagi ilmu tentang semangat dari musik alam itu sendiri. Karena ke depan tentunya perlu ada regenerasi untuk melanjutkan kegiatan ini,” tutupnya. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Nicky Saputra








