Warga Karang Harapan Keluhkan PJU yang Dicuri hingga Pemalakan

benuanta.co.id, TARAKAN – Warga Kelurahan Karang Harapan mengeluhkan sejumlah situasi kamtibmas yang terjadi setiap harinya kepada Polres Tarakan. Situasi yang mengganggu tersebut di antaranya tongkrongan sejumlah pemuda pada malam hingga dini hari.

Lurah Karang Harapan, Wilson Simon menyebutkan tongkrongan pemuda tersebut memang tak terjadi setiap hari. Meskipun terdapat Babinkamtibmas yang bertugas, hal tersebut pun dirasa masih mengganggu masyarakat sekitar.

“Memang tidak setiap hari. Ada waktu-waktu tertentunya. Kalau setiap hari pasti dibubarkan itu sama Babinkamtibmas yang patrol,” sebutnya, Jumat (23/6/2023).

Ia melanjutkan, terdapat beberapa titik yang menjadi lokasi berkumpulnya pemuda itu. Dari lokasi dengan pencahayaan yang terang hingga gelap. Masalah ini tentu menjadi atensi dirinya sebagai kepala lingkungan di wilayah Karang Harapan. Terlebih, beberapa waktu terakhir, terjadi pencurian kotak amal di Karang Harapan.

Baca Juga :  Satlantas Polres Tarakan Tilang 30 Kendaraan, Sasar Knalpot Brong dan Balap Liar

“Memang orang yang mencuri itu terindikasi ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa). Sering juga ada beberapa kesempatan itu kita selesaikan dengan mediasi karena warga sekitar sudah tahu kalau orang itu ODGJ. Tapi kita belum tahu apakah dia betulan ODGJ atau tidak,” bebernya.

Tak hanya pencurian kotak amal, Penerangan Jalan Umum (PJU) di sekitaran Karang Harapan juga sempat dicuri. Tetapi, pihaknya belum pernah melaporkan hal ini ke kepolisian langsung. Untuk itu ia berharap agar pihak kepolisian mampu menangani persoalan ini.

“Biasanya kita melalui bapak Babinkamtibmas. Kalau lapor secara langsung belum pernah,” tukasnya.

Menanggapi keluhan warga, Kapolres Tarakan, AKBP Ronaldo Maradona menerangkan tindak kriminal pencurian sendiri yang diduga dilakukan oleh ODGJ akan segera ditindaklanjuti. Sejauh ini, diakuinya kasus ini belum pernah dilaporkan ke Polres Tarakan.

Baca Juga :  Puncak Perayaan Imlek 2577 Kongzili, Umat Tionghoa Padati Kelenteng Toa Pek Kong

Selain pencurian, ia juga menerima keluhan kenalpot racing yang kerap kali menimbulkan suara bising. Ditegaskan Ronaldo, aduan kenalpot racing ini tak hanya terjadi di Karang Harapan. Sehingga ia akan meningkatkan ekskalasi penindakan untuk kenalpot racing.

“Karena mengganggu sekali. Wilayahnya di gunung yang dekat rumah sakit itu akan kami patroli nanti,” tegasnya.

Ia melanjutkan, terdapat pula keluhan terkait dugaan pemalakan yang dilakukan oleh sekelompok orang. Pihaknya pun akan melakukan penyelidikan terkait dugaan tersebut. Terlebih, beberapa PJU yang juga dicuri menyebabkan beberapa titik menjadi gelap dan rawan terjadi tindak pidana kejahatan.

Baca Juga :  Jelang Ramadan 2026, MUI Tarakan Imbau Masyarakat Jaga Kekhusyukan hingga Penutupan THM

“Karena ini menjadi keluhan juga. Di Selumit kemarin juga sempat hilang PJU panel suryanya. Jalur patrolinya tentu kita akan lebih masifkan lagi,” lanjutnya.

Setiap harinya, Polres Tarakan menerima 5 hingga 10 laporan pencurian yang disebabkan karena kelalaian korban. Perwira melati dua itu berpesan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan terhadap diri sendiri.

“Jangan meninggalkan handphone di sembarang tempat. Memarkir kendaraan juga kunci stang nya. Jadi kalau tidak mau jadi korban kita harus waspada. Kejahatan terjadi bukan karena niat tapi karena ada juga kesempatan,” tutup mantan Kapolres Bulungan itu. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *