Kapal Feri Kembali jadi Primadona Masyarakat Kaltara

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Usai masa arus balik mudik Lebaran 1444 Hijiriah, transportasi kapal feri KM. Manta masih jadi transportasi favorit warga Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Hal ini terlihat, dari besarnya antusias masyarakat warga Kabupaten Tana Tidung (KTT) ataupun warga dari luar KTT yang menggunakan transportasi kapal feri untuk berpergian.

Kondisi ini turut diakui oleh Kabid Sarana-prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Tana Tidung, Vito yang mengatakan kalau hari biasa tidak mempengaruhi antusias masyarakat untuk menggunakan kapal feri.

Baca Juga :  Pengadilan Negeri Tanjung Selor Selesaikan Perkara Anak Melalui Diversi

“Kita juga mengiranya hanya akan ramai saat mudik dan arus balik mudik saja, tapi ternyata di hari biasapun penumpang juga sangat ramai khususnya yang bawa kendaraan,” kata Vito pada Rabu, 3 Mei 2023.

Diterangkan oleh Vito, selama usai masa libur panjang kapal feri KM. Manta mengalami lonjakan penumpang yang cukup signifikan. Hal ini terlihat dari jumlah kepadatan kendaraan yang diangkut oleh KM. Manta.

Baca Juga :  Toko Sulit Terapkan UMK bagi Pekerja, Disnakertrans: Menyesuaikan dengan Pendapatan

“Mungkin tidak sampai overload tapi kepadatan penumpang ini cukup stabil lah selama usai liburan ini, karena untuk volume kendaraannya sendiri bisa mencapai roda 4 belasan kendaraan dan roda 2 bisa puluhan kendaraan,” terangnya.

Sedangkan untuk jadwal dan harga tarif angkutan kalal feri sendiri, diungkapkan Vito pihaknya sudah menggunakan jadwal baru bulan mei dan harga tarif baru yang ditetapkan oleh Pemprov Kaltara.  Di mana masing-masing tarif angkutan kapal feri segala tipe mengalami kenaikan tarif angkut hingga 15 persen.

Baca Juga :  Temuan DBD dan Malaria, Dinkes Kaltara Lakukan Penyelidikan Epidemiologi 

“Harge tiket penumpang dewasa saja dulu harganya sebesar Rp48.000, sekarang naik menjadi Rp60.000 per orang. Lalu penumpang anak yang dulunya Rp4.800 bakal naik menjadi Rp6.000 per penumpang,” jelasnya.

“Begitu juga untuk kendaraan golongan I (sepeda) naik dari Rp53.000 menjadi Rp70.000 per unit. Kemudian kendaraan golongan II (sepeda motor di bawah 500 cc) naik dari Rp93.000 menjadi Rp120.000 per unit,” pungkasnya. (*)

Reporter: Osarade

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *