Penyesuaian Wikayah, Kodam Kaltara Bakal Dibentuk 

benuanta.co.id, BULUNGAN – Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) rencanakan setiap provinsi yang belum ada Komando Daerah Militer (Kodam) akan dibentuk Kodam baru, seperti di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Komandan Korem 092/Maharajalila, Brigadir Jenderal TNI Ari Estefanus mengatakan sesuai rencana strategis (Renstra) TNI AD nantinya disetiap provinsi seperti Kaltara akan dibentuk Kodam.

“Termasuk yang ada di wilayah Kaltara ini, kemarin kita sudah mendata satuan-satuan yang ada di wilayah apa saja. Nanti ke depan juga akan membentuk satuan baru,” ujar Brigjen TNI Ari Estefanus kepada benuanta.co.id, Jumat 21 April 2023.

Baca Juga :  Kapolda Kaltara Imbau Masyarakat Waspada Terhadap Tindak Kejahatan

Pembentukan satuan-satuan ini sebelum Kodam, telah dikoordinasikan dengan Kodam VI/Mulawarman dan Mabesad. Terkait waktunya, pembentukan Kodam baru sesuai renstra akan terlaksana 5 tahun ke depan.

“Tetapi petunjuk dari Panglima TNI maupun Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) nanti ditiap-tiap provinsi itu akan dibentuk suatu Kodam bukan Korem lagi,” paparnya.

Sehingga ke depannya, Komando Distrik Militer (Kodim) tidak lagi melakukan koordinasi dengan Korem melainkan langsung ke Kodam. Untuk itu Korem 092/Maharajalila ke depannya akan dihilangkan atau statusnya dinaikkan dan sebelumnya bintang satu menjadi bintang dua.

Baca Juga :  Punya Potensi Besar, Pemprov akan Benahi Berbagai Objek Wisata di Kaltara

“Bukan korem lagi, nanti dari Kodam langsung ke kodim. Korem nanti dihilangkan,” sebutbya.

Brigjen Ari menyebutkan alasan pembentukan Kodam baru ini, pertama agar rentan komando dan pengendalian (Kodal) tidak terlalu jauh. Kemudian pertimbangan kewilayahan juga sehingga cepat respon jika ada sesuatu hal terkait pertahanan dan keamanan negara.

“Apalagi wilayah Kaltara merupakan wilayah perbatasan negara Indonesia dengan Malaysia. Selama ini Panglima-nya ada di Kaltim, sehingga di sini perlu komando kewilayahan yang levelnya lebih tinggi daripada korem,” pungkasnya. (*) 

Baca Juga :  Satgas Stabilitas Harga Udang Sebut akan Ada 4 Investor dari Tiongkok

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Nicky Saputra 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *