Dua Buruh Berulah di THM Berujung Masuk Bui

benuanta.co.id, TARAKAN – Cek-cok mulut usai dari Tempat Hiburan Malam (THM) membuat dua orang pria berinisial MB (22) dan FT (21) harus mendekam di balik jeruji besi. Pasalnya kedua pria tersebut diduga melakukan pengeroyokan terhadap korban JY (41) di Jalan Pulau Banda Simpang Akper Kaltara Kelurahan Kampung Satu.

Kejadian ini terjadi pada 12 Maret 2023 sekira pukul 03.00 Wita. Saat itu, ketiganya terlibat adu mulut saat berada di salah satu THM. Begitu pulang ternyata korban JY bersama temannya telah menunggu kedua pelaku di wilayah Simpang Akper Kaltara.

Baca Juga :  Nyepi 2023, 4 Larangan bagi Umat Hindu dalam Menyambut Tahun Baru Saka

Dalam keadaan mabuk, korban meneriaki pelaku. Merasa tak terima dan mengetahui dirinya terancam, awalnya kedua pelaku memukul korban dengan tangan kosong. Namun karena melihat ada sebilah kayu dan bilah besi pelaku pun memukulkan benda tersebut ke bagian kepala korban.

“Kayunya mereka dapat dari sebuah bangunan di sekitaran situ. Di dalam (THM) memang sempat cek-cok. Ya mungkin karena salah paham yang sedang kami dalami,” ujar Kasat Reskrim Polres Tarakan, IPTU Khomaini melalui Kanit Resum, IPDA Muhamad Izzadin Abdillah, Rabu (15/3/2023).

Baca Juga :  Polisi Bubarkan THM yang Masih Ngeyel Buka Jelang Ramadan

Atas kejadian ini korban mengalami luka di bagian kepala dan memar di bagian wajah korban. Saat kejadian, sebenarnya korban bersama temannya. Namun karena temannya tak ingin ikut campur akhirnya korban JY yang mengalami kasus pengeroyokan.

Korbanpun sempat dilarikan ke RSUD usai pengeroyokan itu terjadi.

Perwira balok satu itu melanjutkan untuk kedua pelaku diamankan di kediamannya masing-masing yakni di wilayah Juata dan wilayah Kandang Buaya sehari setelah kejadian.

“Kita juga gali informasi melalui CCTV kemudian meminta keterangan saksi. Akhirnya didapatlah kedua pelaku ini,” sebutnya.

Baca Juga :  Persiapan Angkutan Lebaran Dirapatkan Lebih Awal

Untuk diketahui, korban dengan pelaku pun juga tidak saling mengenali dan baru terlibat adu mulut saat ke THM malam itu. Kondisi korban saat ini tengah dalam masa pemulihan dan telah dimintai keterangan oleh kepolisian.

“Korbannya sudah sadar. Juga sudah kita tindaklanjuti untuk keterangan yang kita mintai,” tambahnya.

Atas kejadian ini kedua pelaku dijerat dengan Pasal 170 Ayat 2 Kesatu KUHPidana.

“Setelah kita dalami bukan residivis (pelaku) dan kita juga sudah cek catatan kriminalnya. Kesehariannya hanya sebagai buruh saja,” tandasnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *