Kuota Haji di Sulsel Kurang Sedikit Dibandingkan Tahun 2019 

benuanta.co.id, SULSEL – Kementerian Agama berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) bernomor 189 tahun 2023, telah mengumumkan kuota haji untuk seluruh Provinsi di Indonesia.

Khusus  Provinsi Sulawesi Selatan mendapat kuota haji sebanyak 7.272 jemaah. Jumlah itu menurun dibandingkan pemberangkatan terakhir jamaah haji pada 2019 yakni 7.296 sebelum terjadi pandemi.

“Kuota nasional itu 221 ribu, dan diberikan lima persen bagi lansia. Dari 5 persen itu kuota haji bagi lansia mendapatkan 365 angka ini sudah termasuk didalam 7.272,” kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel Ikbal Ismail, Senin, (27/2/2023).

Setelah kuota haji keluar, Kementerian Agama kini menunggu keputusan presiden tentang biaya biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) reguler per embarkasi. Kepres akan memuat biaya haji yang bersumber dari biaya perjalanan ibadah haji, nilai manfaat, dan dana efisiensi.

Sebelumnya Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2023 telah disepakati antara Kemenag dan Komisi VII DPR, pada 15 Februari 2023. Rata-rata biaya haji per jemaah sebesar Rp49,8 juta.

Informasinya Kepres yang ditunggu tersebut memuat soal biaya yang harus ditanggung jemaah haji per embarkasi. Biasanya, biaya haji di embarkasi Makassar paling termahal di antara semua embarkasi di Indonesia. Kendati embarkasi Makassar memuat jemaah haji dari delapan provinsi di kawasan Indonesia timur.

Alasannya embarkasi Makassar paling jauh jaraknya. Jika dibandingkan biaya haji jemaah di embarkasi Aceh lebih murah. Karena jarak tempuh perjalanannya menuju Arab Saudi lebih dekat dibandingkan embarkasi Makassar.(*)

Reporter: Akbar

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2652 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *