Belum Tamat SD di Kaltara Disumbangkan Generasi Baby Boomer

benuanta.co.id, BULUNGAN – Tingkat pendidikan masyarakat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), saat ini didominasi oleh sekolah menengah atas (SMA) khususnya usia 15 tahun ke atas. Dari 100 orang penduduk Kaltara berusia 15 tahun ke atas, terdapat sekitar 33 orang yang tamat SMA sederajat dan hanya ada 11 orang yang menamatkan pendidikan perguruan tinggi.

Hasil Long Form Sensus Penduduk (LF SP) 2020, BPS Kaltara mendata adanya perbedaan tingkat pendidikan berdasarkan wilayah, perbedaannya sangat mencolok warganya yang memiliki pendidikan.

“Di daerah perkotaan sebagian besar penduduk usia 15 tahun ke atas, merupakan tamatan SMA sedangkan di perdesaan didominasi oleh tamatan sekolah dasar (SD) sederajat,” tutur Basran, Statistisi Ahli Madya BPS Kaltara kepada benuanta.co.id, Selasa 31 Januari 2023.

Baca Juga :  Gubernur Sampaikan LKPj Kepala Daerah 2022 ke DPRD Kaltara

Bahkan, hasil pendataan yang ditemukan, persentase penduduk di perdesaan yang tidak pernah sekolah dan tidak tamat SD lebih tinggi dibandingkan di perkotaan. Terlihat untuk tidak pernah sekolah atau tidak tamat SD di desa mencapai 20,86 atau 20 sampai 21 orang dan di kota ada 7,51 atau 7 sampai 8 orang.

“Tamat SD di desa jumlahnya 27,96 atau sebesar 27 sampai 28 orang dan kota ada 19,84 atau 19 sampai 20 orang. Tamat SMP jumlahnya ada 20,15 di desa dan 20,2 di kota atau hampir sama sebesar 20 sampai 21 orang,” jelasnya.

Baca Juga :  39 Pejabat Administrator Pemprov Kaltara Ikuti Pelatihan Kepemimpinan

Kemudian tamat SMA di desa ada 23,65 atau 23 sampai 24 orang, di kota ada 38,47 atau 38 sampai 39 orang. Tamat D1/D2/D3 dari desa ada 1,92 dengan kata lain ada 1 sampai 2 orang, dari kota ada 3,14 atau 3 sampai 4 orang.

Untuk D4/S1/Profesi dari desa sekitar 5 sampai 6 orang atau 5,34 lalu di kota ada 10 sampai 11 orang atau 10,19. Sedangkan S2/S3 dari desa hanya 0,11 dan kota ada 0,65.

Baca Juga :  Baznas Kaltara Targetkan Penerimaan Zakat hingga Akhir Tahun Rp 6 Miliar

“Tingkat pendidikan antar generasi, mayoritas tingkat pendidikan tertinggi ditamatkan oleh generasi Baby Boomer atau lahir di tahun 1946 hingga 1964 dan generasi X atau lahir tahun 1965 sampai 1980 di Kaltara adalah sekolah dasar. Sementara tingkat pendidikan tertinggi yang ditamatkan oleh generasi millenial atau kelahiran 1981 sampai 1996 adalah SMA,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *