benuanta.co.id, NUNUKAN – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) di Dataran Tinggi Krayan, warga menghendaki adanya peningkatan infrastruktur seperti jalan dan fasilitas kesehatan yang memadai.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Nunukan, Helmi Pudaaslikar yang ikut menghadiri kegiatan tersebut mengatakan jika hal utama disampaikan masyarakat adalah peningkatan infrastruktur di Krayan.
“Prioritas yang disuarakan masyarakat itu infrastruktur, karena infrastruktur di wilayah yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia ini masih sangat minim,” kata Helmi kepada benuanta.co.id, Sabtu (28/1/2023).
Diungkapkannya, permintaan tersebut untuk mengejar ketertinggalan wilayah Krayan, sehingga bisa membuka akses antar wilayah.
Hal yang sampaikan yakni, infrastruktur jalan penghubung antar kecamatan hingga kabupaten diharapkan dapat direalisasikan, yang mana selama ini untuk mengakses wilayah Krayan hanya dapat ditempuh menggunakan akses udara.
“Beberapa desa mengusulkan hal tersebut, termasuk infrastruktur sektor pendidikan seperti pembangunan sekolah,” katanya.
Tidak hanya itu, masyarakat juga meminta peningkatan fasilitas dari sektor kesehatan. Hal ini karena dari lima kecamatan yang ada di Krayan, terdapat dua kecamatan yakni Kecamatan Krayan Timur dan Krayan Tengah yang hingga saat ini belum memiliki layanan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).
Helmi mengatakan, selama ini masyarakat Krayan Tengah dan Krayan Timur jika ingin mendapatkan pelayanan kesehatan harus menempuh jarak cukup jauh untuk sampai di Krayan Barat.
“Jadi dua kecamatan ini belum memiliki layanan kesehatan. Kalau Krayan Barat sudah memiliki Rumah Sakit Pratama (RSP), sehingga ini yang diminta masyarakat dalam Musrembang,” ungkapnya.(*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Ramli