Sempat Dilaporkan Hilang, Polres Malinau Berhasil Temukan TA di Desa Batu Lidung

benuanta.co.id, MALINAU – Kepolisian Resor (Polres) Malinau melalui Unit Jatanras Sat Reskrim, akhirnya berhasil menemukan seorang anak di bawah umur yakni TA (13). TA sebelumnya dikabarkan hilang oleh pihak keluarga akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat oleh pihak Satreskrim Polres Malinau.

Laporan tersebut diterima polisi usai keluarga melaporkan pada Ahad malam lalu.

Berdasarkan laporan itu, Kapolres Malinau AKBP Andreas Deddy Wijaya, S.I.K., pun langsung bergerak cepat dengan memerintahkan seluruh jajaran untuk mencari keberadaan korban.

Saat dikonfirmasi Kapolres Malinau AKBP Andreas Deddy Wijaya, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Polres Malinau IPTU Wisnu Bramantio, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan, Polres Malinau bergerak cepat menelusuri laporan dan mulai mencari keberadaan anak perempuan tersebut setelah setelah laporan kehilangan dibuat pihak keluarga.

Baca Juga :  Sempat Rendam Belasan Desa di Malinau, BPBD: Banjir Mulai Surut

“Dari hasil penyelidikan kita, akhirnya yang bersangkutan ditemukan Unit Jatanras Sat Reskrim pada Senin 22 Januari 2023 malam sekitar pukul 21.30 Wita dalam keadaan selamat,” kata Wisnu, saat dihubungi pada Rabu 25 Januari 2022.

Selanjutnya, ia menerangkan pihaknya menemukan anak perempuan tersebut di Desa Batu Lidung, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau sehari berselang setelah laporan kehilangan dibuat pihak keluaraga.

“Setelah menemukan keberadaan anak perempuan tersebut sehari berselang dan memastikan bahwa benar anak perempuan tersebutlah yang sedang dicari, kemudian kita serahkan kepada keluarga yang bersangkutan,” tuturnya.

Baca Juga :  Lestarikan Budaya, Rayakan Ulang Tahun dengan Baju Adat Tidung

Kemudian ditambahkan Kasat Reskrim Polres Malinau IPTU Wisnu Bramantio, S.Tr.K., S.I.K., bahwa saat ini pihaknya belum bisa memastikan penyebab awal hilangnya anak perempuan berusia 13 tahun tersebut. Pasalnya polisi masih mempertimbangkan psikologi dan perlakuan khusus mengingat yang bersangkutan merupakan anak bawah umur.

“Kami akan tetap melaksanakan pendalaman guna mengetahui motif dari kaburnya yang bersangkutan, apakah karena kemauan sendiri atau karena motif lain,” tambahnya.

“Kita juga sedang memeriksa para saksi, termasuk keluarga dan teman korban untuk mencari motif kaburnya TA dari rumah,” imbuhnya.

Baca Juga :  Polres Malinau Kembali Temukan Anak Kabur dari Rumah

Saat ini, anak perempuan tersebut telah diserahkan kepada kedua orang tuanya. Selain itu Kasat Reskrim Polres Malinau IPTU Wisnu Bramantio, S.Tr.K., S.I.K., juga mengimbau kepada peran orang tua agar betul-betul menjaga dan mengawasi anak-anaknya agar tidak terjerumus kepada hal-hal yang bersifat negatif di kemudian hari.

“Peran keluarga sangat penting sebagai sarana awal dalam menjaga anak-anak agar tidak mendapat pengaruh negatif dari luar. Kami himbau para orang tua untuk selalu menjaga dan mengawasi anak-anaknya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Osarade

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *