Rekening Pasif, Ada 500 Calon Penerima Beasiswa di Kaltara Terancam Hangus

benuanta.co.id, BULUNGAN – Penyaluran beasiswa Kaltara Unggul tahun 2022 terus dilakukan, salah satunya oleh Bankaltimtara. Hanya saja di dalam perjalanannya ditemukan kendala, sehingga penyaluran tidak dapat dilakukan.

Hal itu diungkapkan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Kaltara, Muhammad Rosyit jika pihaknya ikut prihatin atas kendala yang terjadi dalam penyaluran beasiswa kepada penerima mencapai ratusan orang dari total 5.957 penerima itu.

“Padahal kami sudah sampaikan kepada adik-adik pelajar mahasiswa supaya rekening bank yang disampaikan itu yang aktif. Ternyata rata-rata pasif, itu yang kami sedihkan,” ucap Muhammad Rosyit kepada benuanta.co.id, Rabu, 25 Januari 2023.

Baca Juga :  Juli Tahun Ini Pengadilan Tipikor Kaltara Terbentuk di Tanjung Selor

Selain rekening pasif, ada juga penerima yang tidak menyantumkan nomor rekeningnya. Solusi yang diberikan kepada calon penerima agar membuat surat pernyataan atau membuka rekening baru.

“Yang terkendala itu hampir 500-an orang, makanya kita minta buat surat pernyataan atau buka rekening baru. Kepada 500 calon penerima inipun sudah kita hubungi semua,” sebutnya.

Kata dia, setelah buat pernyataan atau buka rekening baru datanya disetor ke Biro Kesra dan akan diteruskan ke Bankaltimtara.

Baca Juga :  Enam Kantor KPU di Kaltara, Baru Dua Bersifat Permanen

“Kita sayangkan karena sudah awal-awal kita sampaikan rekening yang diberikan itu yang aktif,” beber Rosyit.

Batas pemberian beasiswa Kaltara Unggul sendiri hingga 31 Januari 2023, terkait penerima yang tidak mengurus perbaikan bisa dipastikan beasiswanya akan hangus.

“Terkait hangus tidak bisa langsung kita nyatakan, tapi sesuai dengan arahan pimpinan (Gubernur Kaltara),” tuturnya.

Untuk besaran beasiswa Kaltara Unggul tahun 2022 mencapai Rp 15 miliar, dimana penyaluran di Bankaltimtara sebesar Rp 11 miliar dengan penerima mencapai 4.984 orang. Sedangkan sisanya Rp miliar ada di bank lain dengan penerima sebanyak 973 orang.

Baca Juga :  Target Rampung Oktober 2023, Pembangunan DPRD Kaltara Terus Dikebut

Penerima yang sudah disalurkan dari Bankaltimtara mencapai 4.515 orang dengan total Rp 10,4 miliar sedangkan yang belum cair sebanyak 469 orang atau senilai Rp 600 juta. Sementara yang melalui bank lainnya yang sudah tersalurkan sebesar Rp 3,94 miliar atau sebanyak 910 orang dan sisanya ada Rp 58 juta yang belum cair untuk 63 orang. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *