Dishub Bulungan akan Bangun Tangga Trap Pelabuhan Senilai Rp 2,5 Miliar

benuanta.co.id, BULUNGAN – Tahun ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bulungan telah merencanakan pembangunan dua tangga trap yaitu di Pelabuhan Datu Adil, Salimbatu dan Pelabuhan Speedboat Kayan II.

Kepala Dishub Bulungan, Khairul mengatakan pada tahun ini segera dilakukan pembantu dua pelabuhan tersebut.

“Untuk kelancaran moda transportasi sungai dan laut yang berada di Pelabuhan Salimbatu dan Pelabuhan Speedboat Kayan dua butuh Rp 2,5 Miliar APBD yang akan digunakan,” ujarnya Ahad (22/1/2023).

Lebih lanjut, ia menegaskan jika tangga trap tersebut akan dilakukan pertengahan tahun ini.

Baca Juga :  Avanza Hitam Tabrakan Beruntun dengan Dump Truck di Jalan Sengkawit

“Sebab usulan ini sudah dilakukan. Jadi Alhamdulillah pertengahan tahun lalu sudah kita usulkan dan pelabuhan itu tidak lagi menggunakan ponton. Namun tangga trap,” ujarnya.

Ditambahkannya bahwa memang benar adanya beberapa dermaga di Bulungan sudah rusak.

“Hal tersebut perlu kita rubah tempat bersandar Speedboat dan perahu. Seperti model ponton yang ada di Pelabuhan Teras Nawang. Bisa kita lihat kondisi pelabuhan ini tidak difungsikan. Sebab tempat bersandar perahu (Ponton) bocor dan tenggelam, karena besi jadi susah untuk mendeteksi kapan tiba-tiba ponton tiba-tiba bocor. Apalagi kita tidak mampu mengevakuasi sebab ini sangat berat dan kita tidak punya alat untuk evakuasi ke,” bebernya.

Baca Juga :  Kuota Penuh, PDIP Bulungan Tetap Buka Kesempatan untuk Balon Pileg Bergabung

Bahkan menurutnya dua tangga trap akan dibentuk sama persis seperti di Pelabuhan Kota Tarakan.

“Nanti tangga trap ini akan dibangun seperti yang ada di Kota Tarakan. Insyaallah, tahun 2023 sudah terakomodir, tahun ini kita akan melaksanakan pembangunan,” bebernya.

Dijelaskannya bahwa pengguna tangga trap bisa menekan terjadinya tingkat kerusakan sehingga ini memberi kenyamanan bagi penguna plabuhan.

Baca Juga :  6 Orang Masuk Suspek Penyakit Campak di Bulungan

“Setiap pembangunan tangga trap anggaran kurang lebih Rp 1 Miliar dan ini menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD),” jelasnya.

Sementara itu, mengenai Pelabuhan Kayan III atau di Teras Nawang sampai saat ini pihaknya masih mengkaji.

“Sebab hingga saat ini masih gabung dengan Salimbatu, banyak dampak baik dan postifya. Di antaranya itu menekan efektivitas anggaran dan komunikasi antar warga ini bisa terjalin,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *