Pemprov Kaltara Diharapkan Dukung Program Wajib Belajar Malinau Maju

benuanta.co.id, MALINAU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malinau berharap program Wajib Belajar Malinau Maju bisa didukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara). Hal itu tentu agar pelajar SMA dan SMK juga dapat merasakan perlengkapan sekolah gratis dari pemerintah.

Diketahui pada awal tahun 2023 ini, Pemkab Malinau kembali merealisasikan salah satu program inovatifnya, yakni Wajib Belajar Malinau Maju. Di mana nantinya, dalam program ini Pemkab Malinau akan memberikan sejumlah perlengkapan sekolah bagi pelajar secara gratis.

“Upaya peningkatan mutu dari kualitas pendidikan tentu akan selalu kita perhatikan, namun kita juga tidak ingin membebankan masyarakat terkait persoalan perlengkapan sekolah. Oleh karena itu program ini sangat kita dukung di dewan,” kata Ketua DPRD Malinau, Ping Ding pada Sabtu, 21 Januari 2022.

Baca Juga :  Apresiasi Program Wajib Belajar Malinau Maju

Hanya saja dalam berjalannya program ini, Ketua DPRD yang akrab disapa Ping itu mengatakan masih ada kekurangan yang belum bisa disentuh oleh Pemkan Malinau, yakni program ini tidak bisa menyentuh para pelajar SMA dan SMK sederajat.

“Sekolah-sekolah yang berada dalam naungan pemkab tentunya tidak ada masalah, karena baik pelajar TK, SD, dan SMP semua pasti dapat perlengkapan sekolah gratis ini,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  Imlek 2023, Polres Malinau Terjunkan Puluhan Personel Jaga Vihara

“Tinggal bagaimana kita bisa menyentuh pelajar SMA dan SMK yang berada dalam naungan Pemprov Kaltara. Makanya kita sangat berharap Pemprov Kaltara bisa ambil bagian dalam membantu pelajar SMA dan SMK kita di Malinau,” imbuhnya.

Wakil ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kaltara itu menuturkan, saat ini program-program pendidikan yang dicetus oleh Pemkab Malinau sangat didukung oleh DPRD Malinau.

Baca Juga :  Sempat Dilaporkan Hilang, Polres Malinau Berhasil Temukan TA di Desa Batu Lidung

Seperti Beasiswa untuk Pelajar dan Mahasiswa hingga pembagian perlengkapan sekolah bagi seluruh pelajar. Hanya saja program ini dirasa terputus karena tidak menyentuh di pelajar SMA dan SMK.

“Program pendidikan kita untuk SD, SMP dan perguruan tinggi. Tapi tidak untuk SMA dan SMK seperti terlingkahi mereka. Makanya kita juga sangat ingin Pemprov Kaltara bisa membantu kita dalam memberikan program pendidikan ke SMA dan SMK sederajat,” pungkasnya. (*)

Reporter : Osarade

Editor : Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *