Musorprov III 2023 Persiapan Mencari Calon Ketua Umum KONI Kaltara 

benuanta.co.id, BULUNGAN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tengah mempersiapkan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) III Tahun 2023.

Wakil Ketua (Waketum) I Bagian Organisasi KONI Kaltara DR Wiyono Adie mengatakan, hal itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat nomor 46 Tahun 2022.

“Bahwa saat ini kita sudah memasuki tahapan penyelenggaraan Musorprov ini sebagai penterjemahan dan perwujudan dari regulasi anggaran rumah tangga KONI dan anggaran dasar KONI,” ujarnya Jumat (20/1/2023).

“Kemudian yang kedua perlu kami sampaikan agar tidak terjadi multitafsir dan miss interpretesion terhadap kegiatan yang akan dilakukan oleh KONI Provinsi Kaltara,” tambahnya.

Seyogianya kepengurusan masa kepemimpinan H. Muhammad Nasir sebagai Ketua KONI Kaltara sudah berakhir pada Desember 2022 lalu.

“Namun karena ada kegiatan Porprov. Maka oleh organisasi ketentuan organisasi itu dibenarkan untuk diperpanjang itu berskala 6 bulan. Namun oleh kebijakan ketua umum KONI bapak H. Muhammad Nasir bahwa mengapa kita harus lama. Maka kita perlu lakukan secepatnya mungkin agar organisasi bisa dapat berjalan sesuai dengan tatanan organisasi,” tuturnya.

Tak hanya itu, kata dia, KONI Kaltara mendapat arahan dari KONI pusat yaitu bisa perpanjangan waktu legalitas selama tiga bulan.

“Melalui SK KONI Pusat nomor 46 Tahun 2022 itu kita KONI Kaltara perpanjangan waktu selama tiga bulan. Artinya legalitas KONI ini akan berakhir bulan Maret. Karena ini tidak lepas dari rangkaian kegiatan penataan pelaksanaan Musorprov III,” jelasnya.

Bahkan, ia menyampaikan KONI Kaltara sudah mempersiapkan alur seluruh struktur organisasi pelaksana Musorprov III tahun 2023.

“Yaitu dijadwalkan pada 17 sampai 19 Maret mendatang di Tanjung Selor. Mulai dari panitia pelaksana, stering commitee, dan tim penjaringan dan Caketum,” bebernya.

Termasuk, setelah sosialisasi ini pihaknya mulai melakukan proses tahapan dari tanggal 10 sampai 17 Januari kemarin sudah dilakukan penjaringan pendoman bakal calon ketua umum dengan membuka pengambilan formulir di sekretariat KONI Kaltara.

“Lalu pengumuman sosialisasi akan kami lakukan tanggal 20 sampai 27 Januari dan Pengambilan formulir sebagai Caketum Baru KONI Kaltara mulai 27 Januari hingga 5 Februari berartinselama 10 hari. Kemudian pengembalian formulir mulai 5 Februari sampai 20 Februari dilakukan secara fisik ke sekretariat KONI Kaltara,” tuturnya.

Kemudian proses berlanjut ke verifikasi berkas pada 21 sampai 25 Februari. Lalu penetapan calon ketua umum pada 28 Februari mendatang.

Ada syarat bagi yang ingin maju sebagai calon ketua KONI. Salah satunya wajib didukung oleh minimal 13 pengurus Pengprov cabor serta dua KONI kabupaten/kota.

“Jika tidak memenuhi syarat, maka tentu tidak bisa boleh mencalonkan ketua umum KONI Kaltara. Karena syarat dukungan ini sudah aturan mutlak harus diikuti Surat dukungan yang diberikan baik dari cabor dan KONI kabupaten kota wajib ditandatangani ketua dan sekretaris,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *