KPU Ajukan 2 Rancangan Dapil, Bulungan Berubah Jadi Dapil 1 Karena Ibukota Kaltara

benuanta.co.id, BULUNGAN – Sehubungan dengan tahapan pengaturan Daerah Pemilihan (Dapil) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kaltara melaksanakan kegiatan uji publik rancangan penataan dapil dan alokasi kursi anggota DPRD Provinsi dalam Pemilu 2024 pasca Putusan Mahkamah Konstitusi.

Di Provinsi ke-34 ini, ada 2 rancangan dapil yang dipresentasikan di hadapan publik, pertama rancangan 1 yang persis digunakan pada Pemilu 2019 lalu.

Ketua KPU Kaltara Suryanata Al-Islami menyebutkan rancangan pertama untuk dapil 1 adalah Kota Tarakan, dapil 2 ditempati Kabupaten Bulungan dan Tana Tidung, dapil 3 di Malinau dan dapil 4 adalah Nunukan.

Baca Juga :  KPU Bulungan Butuh 4.950 Orang Sebagai Badan Ad Hoc

“Dengan alokasi kursi itu 35, terdiri atas 12 kursi di Tarakan, 9 kursi di Bulungan dan Tana Tidung, 4 kursi di Malinau dan 10 kursi di Nunukan,” sebutnya kepada benuanta.co.id, Kamis, 19 Januari 2023.

Dia melanjutkan, untuk rancangan 2 yang membedakan KPU melakukan penyesuaian berdasarkan arahan KPU Republik Indonesia terkait penomoran dapilnya yang disesuaikan dengan arah jarum jam.

Baca Juga :  Empat Tersangka Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah Ajukan Pra Peradilan

“Rancangan 2 ini karena Tanjung Selor sebagai Ibukota Provinsi maka searah jarum jam dimulai dari ibukota dulu, sehingga dapil 1-nya Kabupaten Bulungan dan Tana Tidung. Kemudian dapil 2 adalah Nunukan, dapil 3 Tarakan dan dapil 4 Malinau,” paparnya.

Alokasi kursinya untuk rancangan 2 masih sama dengan rancangan 1, yakni 35 orang. Perolehan kursi sendiri berdasarkan Bilangan Pembagi Penduduk (BPPd) yakni 20.274 orang, di mana jumlah penduduk data konsolidasi bersih (DKB) 1 2022 sebesar 709.620 jiwa sesuai keputusan KPU Nomor 457 tahun 2022.

Baca Juga :  Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa Sarat Kepentingan Politik

Sebaran DKB 1 2022 untuk Tarakan sebesar 242.776 jiwa, Bulungan sebesar 157.544 jiwa, Tana Tidung sebesar 27.042 jiwa, Malinau sebesar 82.120 jiwa dan Nunukan sebesar 200.138 jiwa.

“Setelah kita uji publik, kemungkinan kita KPU Kaltara akan melaksanakan 2 kali kemudian kita sampaikan ke KPU RI sebagai bahan untuk penetapan dapil,” pungkasnya.(*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *