Empat Titik Rawan Laka Dilakukan Rekayasa, Ada Simpang Jalan yang Ditutup Total

benuanta.co.id, BULUNGAN – Beberapa ruas jalan di Tanjung Selor mendapatkan perhatian serius dari berbagai pihak, lantaran menjadi penyebab terjadinya laka lantas. Untuk itu butuh penanganan segera agar tidak terjadi kecelakaan yang lebih banyak lagi.

Kondisi itupun dir respon oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltara, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Kaltara, Dinas Perhubungan Kaltara dan BPTD Wilayah XVII Kaltimtara serta Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bulungan dengan turun melakukan survey jalan dan rekayasa lalulintas dititik rawan kecelakaan.

Baca Juga :  243 Petugas PPS Dilantik, KPU Bulungan Minta Jaga Integritas

Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kasat Lantas Polres Bulungan IPTU Radyan Kunto Wibisono menjelaskan, hasil survey didapati ada 4 ruas jalan yang terdapat titik rawan kecelakaan di Kabupaten Bulungan.

“Itu ada 4 titik, pertama simpang 4 Tanjung Selor Berau, kedua simpang 4 Jelarai simpang Korpri dan simpang Padaelo,” sebutnya kepada benuanta.co.id, Rabu 18 Januari 2023.

Setelah itu menentukan 4 titik sebagai rawan kecelakaan, maka di ruas tersebut direncanakan untuk dilaksanakan rekayasa lalulintas. Hal ini untuk menekan dan hindari terjadinya laka lantas. Misalnya untuk simpang 4 Tanjung Selor Berau dilaksanakan pengalihan jalur dan pemberhentian jalur.

Baca Juga :  15 Tahun Gedung SD 003 Tanjung Palas Utara Mangkrak

“Pada simpang 4 Tanjung Selor Berau itupun akan dibuatkan pulau jalan serta pemasangan lampu hati-hati atau Warning Light. Kemudian penutupan jembatan lama dan menetapkan jembatan baru untuk keluar masuk Tanjung Selor Berau,” paparnya.

Kemudian untuk simpang 4 Jelarai, akan di rekayasa dengan memasang Warning Light dan pemasangan pita getar dan rambu lalu lintas. Lalu disimpang Korpri dilakukan penutupan median jalan dan dipindahkan kedepan Kejaksaan Negeri Bulungan untuk perputaran arus baliknya dan pemasangan rambu lalulintas.

Baca Juga :  Ketua DPRD Bulungan Ingin Dewan Perjuangkan Aspirasi Rakyat

“Lalu untuk simpang Padaelo, dilakukan penutupan median jalan secara total dan median jalannya ditinggikan,” tutur Radyan.

Semua perubahan itu, merupakan usulan dari Ditlantas Polda Kaltara dan Satlantas Polres Bulungan. Dimana pengerjaannya akan dimulai dilaksanakan pada bulan Maret 2023 mendatang.

“Keempat titik ruas jalan ini merupakan lokasi rawan kecelakaan, terutama disimpang Korpri karena tikungan baru ada penyeberangan, kendaraan selalu berkecepatan tinggi disitu,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *