Pasar Induk akan Dipasang Pagar Keliling, Kondisinya Masih Ada Lahan Pasar Ditempati Masyarakat

benuanta.co.id, BULUNGAN – Masih dalam kajian bersama antara Pemerintah Kabupaten Bulungan dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan, Pasar Induk Tanjung Selor yang berlokasi di Jalan Sengkawit bakal dipasangi pagar keliling.

Itu dilakukan, supaya akses masuk kedalam pasar dan pintu keluar terpusat di satu tempat. Pasalnya selama ini pintu masuk baik yang menggunakan penjagaan dengan membayar karcis, ada juga beberapa titik jalan tikus yang digunakan orang masuk ke pasar tanpa membayar.

Sekretaris Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (KUKMPP) Kabupaten Bulungan, Asmuni mengatakan lahan Pasar Induk mencapai 10 hektare sampai saat ini belum memiliki pagar pengaman.

Baca Juga :  Dishub Kaltara Sebut Tak Punya Kewenangan di Dermaga Milik Pertamina di Bunyu

“Sebenarnya jalan yang ada itu adalah lahan milik pasar. Sebenarnya tidak ada jalan ini baik itu Jalan Niaga maupun Jalan H Tamrin. Jadi selama ini orang pikir jalan ini jalan umum, itu salah itu lahan pasar. Rencananya kita mau pagar,” ujarnya kepada benuanta.co.id.

Namun pihaknya masih mempertimbangkan bagi masyarakat di sekitar pasar, yang telah berdomisili di sepanjang pinggir Jalan Niaga dan H Tamrin. Jika ditutup total maka tidak ada akses keluar masuk masyarakat ke rumahnya.

“Kalau kita tutup untuk buat pagar, berapa banyak orang yang tidak bisa lewat. Saya hitung itu ada 2 RT di belakang pasar ini,” ucap Asmuni.

Baca Juga :  Bejat! Pria Ini Tega Setubuhi Anak Tirinya di Kebun Sawit

Hanya saja, dirinya sudah menyampaikan kepada Bupati Bulungan Syarwani, agar jalan yang ada saat ini di geser dari tempatnya dan dihibahkan kepada masyarakat untuk dibuatkan jalan baru.

“Saya sudah minta sama bupati, lahannya dihibahkan lebar 4 sampai 6 meter untuk jalan bagi masyarakat. Jalannya langsung mepet dengan parit yang menjadi batas lahan Pasar Induk,” sebutnya.

Pasalnya lahan Pasar Induk untuk sisi barat batasnya dengan Traffic Light Jalan Sengkawit lalu ditarik ke utara yang melewati pinggir rumah warga.

Baca Juga :  220 Peserta Pengawas Kelurahan dan Desa Telah Terdaftar di Bawaslu Bulungan

“Jadi kalau nanti buat pagar pasar, maka pagarnya langsung berbatas dengan halaman Masjid Nurul Mukhlisin dan Hotel Neo City, hotel ini sebenarnya tidak punya lahan parkir. Kalau ada pagar, maka saat keluar hotel langsung masuk kedalam area pasar,” tuturnya.

Asmuni menyebutkan jika tahun ini sudah perencanaan pembuatan pagar, dimana perbuatannya merupakan pokok pikiran dari DPRD Bulungan.

“Kita akan pagar keliling, aksesnya nanti cuma 2 didepan masuk dan keluar, tidak seperti sekarang banyak yang bisa dilalui,” pungkasnya.(*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *