Ini Wilayah dengan Daftar Tunggu Haji Tersingkat dan Terlama di Kaltara

benuanta.co.id, BULUNGAN – Menunaikan rukun Islam yang kelima, yakni mengerjakan haji menjadi suatu kewajiban bagi seluruh umat muslim di seluruh dunia. Namun ada pengecualian diwajibkan bagi yang sudah mampu saja.

Begitu pula dengan umat Islam yang ada di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) saat ini berbondong-bondong untuk melaksanakan ibadah haji. Terbukti dari jumlah pendaftar yang mencapai angka belasan ribu.

Baca Juga :  Target Rampung Oktober 2023, Pembangunan DPRD Kaltara Terus Dikebut

Berdasarkan data dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kaltara per 17 Januari 2023, pendaftar haji telah mencapai angka 11.857 orang.

“Sampai saat ini jumlah pendaftar sudah 11.857 orang yang masuk dalam daftar tunggu kita,” sebut Kepala Kanwil Kemenag Kaltara, Saifi kepada benuanta.co.id, Selasa 17 Januari 2023.

Dia merincikan untuk pendaftar calon jemaah haji (CJH) di Kabupaten Bulungan mencapai angka 2.010 orang, Kota Tarakan sebanyak 4.727 orang, Kabupaten Nunukan sebanyak 4.046 orang, Malinau ada 734 orang dan Tana Tidung sebanyak 340 orang.

Baca Juga :  Dishub Kaltara Upayakan Pengganti Pelabuhan Kayan I Masuk Dalam RIPN

“Berdasarkan Siskohat pendaftar terbanyak ada di Kota Tarakan dan Kabupaten Nunukan,” ucapnya.

Saifi melanjutkan dari angka pendaftar ini, maka masa tunggu per tahun setiap daerah pun berbeda-beda. Pada Kabupaten Bulungan masa tunggunya mencapai 25 tahun, Tarakan selama 31 tahun, Nunukan masa tunggunya 36 tahun, Malinau mencapai 15 tahun dan Tana Tidung selama 23 tahun.

Baca Juga :  Indeks Kerawanan Pemilu di Kaltara Terendah di Indonesia

“Jadi tertinggi itu, masa tunggu ada di Kabupaten Nunukan dan terendah di Malinau. Hal ini karenakan kuota yang diterimanya sehingga membuat lama untuk masa tunggunya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *