Awal 2023, Bulog Tarakan Pastikan Ketersediaan Komoditas Pangan

benuanta.co.id, TARAKAN – Hingga beberapa bulan ke depan, stok persediaan beras dapat dijamin ketersediaannya. Saat ini, di Bulog Tarakan memastikan persediaan mencapai 350 ton di awal tahun 2023.

Pada bulan ini juga akan ada penambahan sebanyak 400 ton sehingga persediaan masih akan dijamin aman hingga 5 bulan ke depan.

“Saat ini di gudang Bulog ada 350 ton dan akan ada penambahan sebanyak 400 ton lagi, berarti kita tahan hingga 5 bulan ke depan,” ujar Kepala Cabang Bulog Kota Tarakan, Apriansyah, Kamis (12/1/2023).

Baca Juga :  Upaya Kendalikan Inflasi, Bupati Harapkan Perbaikan Jalan Poros Berau-Bulungan Segera Rampung

Ia memperkirakan 400 ton beras itu diperkirakan akan tiba di Tarakan minggu ketiga Januari ini. Nantinya persediaan ini akan disalurkan ke gudang Tanjung Selor sebanyak 150 ton.

Terdapat pula stok beras premium yang telah tersalur sebanyak 70 ton untuk Bulungan 30 ton dan Tarakan 40 ton.

“Premium kita jaga kualitasnya makanya kita tidak stok hingga berbulan-bulan,” katanya.

Ia melanjutkan, saat ini, Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium masih tetap sama dengan harga tahun lalu. Yaitu Rp 9.950 per kilogram. Namun untuk premium akan mengalami kenaikan hingga Rp 11 ribu.

Baca Juga :  Realisasi APBN 2022 Lampaui Target, Angkanya Mencapai Rp 3,05 Triliun atau 92,99 Persen

Tak hanya stok persediaan beras, pihaknya juga telah mendatangkan komoditas minyak goreng sebanyak 20 ribu liter pada akhir Desember 2022 lalu. Hal ini pihaknya lakukan karena persediaan minyak goreng yang terbatas karena kenaikan harga. Diperkirakan akan bertahan hingga minggu ini.

“Tapi masyarakat jangan khawatir, kita akan datangkan lagi rencana 80 ribu liter migor dan diperkirakan akan masuk pada minggu pertama Februari,” ucap Apriansyah.

Baca Juga :  Dengarkan Keluhan Warga Soal BLT hingga PKH, Mensos Risma Perintahkan Staf Ahli Tinggal di Desa Karang Agung

Komoditas lain seperti gula pasir hingga saat ini pihaknya masih memiliki stok 150 ton. Persediaan ini dirasa cukup meskipun tahun lalu dihadapkan dengan momen Natal dan Tahun Baru 2023.

“Bahkan akan ada datang lagi 100 ton gula pasir, seharusnya cukuplah,” sebutnya.

Upaya pemenuhan kebutuhan ini terus pihaknya lakukan untuk stok komoditas di Tarakan. Hal ini juga guna menjaga stabilitas harga dan inflasi.(*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *