Monitoring ke KIPI, Asisten II Sebut Gudang Pengelola Rampung di Akhir Januari

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pembangunan proyek Kawasan Industri Pelabuhan Internasional (KIPI) di Desa Tanah Kuning-Mangkupadi kecamatan Tanjung Palas Timur terus berprogres tahun ini.

Seperti disampaikan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setkab Bulungan, Errin Wiranda hasil monitoring bersama Wakil Bupati Bulungan Ingkong Alla Rabu (11/1/2023) kemarin pihak pengembang proyek Gudang Pengelolah mengatakan akhir Januari selesai.

“Timeline dari pengelola ada hal-hal yang harus difasilitasi sesuai jadwal seperti gudang pengelolah diharapkan akhir Januari atau Februari ini sudah selesai dan pada saat kunjungan ke sana progresnya sudah 80 persen,” ucapnya Kamis (12/1/2023).

Ia menambahkan sudah mendengar dan mengetahui rencana kerja tahun 2023 oleh para pihak pengelola KIPI.

“Dan tenant-tenantnya untuk rencana kerja tahun 2023. Kalau untuk tenant dari Kalimantan Alumunium rencana akan mulai pembangunan Jetty nya antara bulan Juli atau Agustus. Karena sementara ini mereka sedang membangun water break di kiri kanan direncanakan sepanjang 800-an meter. Sekarang sudah capai 700-an meter dan di tengah pelabuhan jetty-nya,” ujarnya.

Baca Juga :  Imunisasi di Bulungan Tahun 2022 Mencapai Target 90 Persen

Lebih lanjut, Errin Wiranda mengatakan saat ini PT Tsingshan Holding Group di KIPI juga sedang berlangsung pembangunan pelabuhan Jetty.

“Pembangunan Jetty juga sedang berproses dan mereka juga lakukan penimbunan dari daerah arah laut ke darat sekitar sudah sampai 600-an meter,” tuturnya.

Disampaikannnya kalau pihak pengelola dari PT Tsingshan Holding Group ini progresnya masih terlihat lambat.

Baca Juga :  Satu dari Tiga BUMD di Bulungan Belum Maksimal Berikan Kontribusi ke PAD

“Sejak peninjauan progres sebelumnya. Diharapkan pak Wakil Bupati bisa secepatnya supaya hal-hal yang harus difasilitasi Pemkab Bulungan contoh misalnya masalah perizinan dan persyaratan yang harus dipenuhi itu yang kita koordinasikan dengan pengelola supaya izin tenant-tenantnya difasilitasi,” bebernya.

Adapun jika ditelaah dari masing-masing tiga pengelola KIPI yaitu PT Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI), PT Kayan Patria Propertindo (KPP), dan PT Indonesia Strategis Industri (ISI) katanya yang terus berprogres membangun pelabuhan Jetty.

“Sementara ini kan masih PT KIPI untuk perkembangannya ya dan kita terus pantau perkembangan kedepannya. Yang dua belum. Karena PT ISI masih progres  perkembangan lahan di Tanah Kuning,” jelasnya.

Baca Juga :  243 Petugas PPS Dilantik, KPU Bulungan Minta Jaga Integritas

Sedangkan kalau menyesuaikan dengan timeline atau alur waktu pengerjaan selama tahun 2023 dari 3 pengelola KIPI selain akan membangun Pelabuhan Jetty yang akan dilakukan tenantnya, katanya bakal ada bangun Smelter.

“Mereka rencanakan membangun Smelter. Tapi ini masih menunggu pematangan lahan jadi kemungkinan akhir tahun ini lah baru dibikin,” terangnya.

Sehingga kalau sudah selesai pembangunan pelabuhan Jetty di KIPI tentu para tenant dari 3 pengelola tersebut.

“Mereka akan ngedrop alat-alat pembangunan pabriknya kemudian rencana mereka akan pembangunan PLTU 1.000 Megawatt dari tenantnya dari Kalimantan Alumunium. Jadi berprogres sehingga kalau pelabuhan jetty-nya sudah jadi kemudian baru bangun lainnya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Matthew Gregori Nusa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *