Alat Uji KIR di Nunukan Minim Perbaikan, Dishub Kaltara Minta Bantuan BPTD Pusat

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Menanggapi tidak pernahnya kegiatan uji kelayakan kendaraan penumpang dan barang yang berada di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nunukan sejak beberapa tahun lalu.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara Andi Nasuha menegaskan bahwa masalah uji KIR di Dishub Kabupaten Nunukan tidak beroperasional.

“Karena kalau di Provinsi Kalimantan Utara itu memang tidak ada kewenangan di situ. Jelas di PP 38 tahun 2007 tentang pembagian urusan pemerintah bidang perhubungan,” ucapnya Kamis (12/1/2023).

Sebab di Bumi Benuanta, pihaknya mengungkapkan hanya ada di Kabupaten Bulungan dan Kota Tarakan tempat uji KIR kendaraan.

Baca Juga :  Investasi Capai Rp3 T, Perusahaan Asal Kanada Bakal Bangun Green Airport di Kaltara

“Cuma dua tempat uji KIR satu kabupaten satu kota yaitu Bulungan dan Tarakan untuk uji KIR itu juga yang sudah terakreditasi,” bebernya.

Ia menambahkan kalau pun ada uji KIR di daerah lainnya, itu belum terakreditasi.

“Yang ada itu karena ada di Tarakan dan Bulungan uji KIR-nya. Jadi itu sesuai dari pusat kewenangannya,” tuturnya.

Andi Nasuha melanjutkan persoalan alat uji kir yang ada di Gedung KIR di Jalan Antasari, Nunukan Timur telah berhenti bahkan sampai saat ini tidak dilakukan pergantian atau perbaikan lantaran minimnya anggaran.

Baca Juga :  Prevalensi Disabilitas Kaltara Mencapai 1,17 Persen, Paling Besar Gangguan Penglihatan

“Kalau masalah seperti itu. Kita juga meminta bantuan ke BPTD Pusat. Kita juga tidak henti-hentinya mendorong teman-teman BPTD yang ada di Balikpapan untuk memback up yang ada di Nunukan,” terangnya.

Cuman pihaknya berterus terang kalau Gedung KIR Dishub Kabupaten Nunukan belum berakreditasi.

“Kita harapkan kedepannya kalau bisa dapat bantuan lah dari pusat supaya bisa difungsikan kembali dan kemudian kita lakukan akreditasi sebagai syarat untuk beroperasional kembali,” ujarnya.

Termasuk perbaikan alat-alat uji KIR di Dishub Kabupaten Nunukan tentu perlu mengeluarkan anggaran yang banyak.

Baca Juga :  Ketua PKK Kaltara Tanam 1.000 Bibit Buah-buahan di SMK 1 Tanjung Palas

“Makanya adanya uji KIR itu kan kendaraan yang beroperasional tanpa adanya operasi KIR itu kan banyak faktor. Bisa juga mempercepat kerusakan jalan. Jadi dengan adanya begini peran pemerintah perlahan-lahan akan membenahi dan kita juga mendorong teman-teman BPTD untuk memperhatikan selalu kekurangan yang ada di Nunukan masalah uji KIR banyak yang terbengkalai. Nanti kami juga koordinasi dengan Dishub Nunukan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *