Cegah Stunting di Kaltara, Komisi IX DPR RI Salurkan Ratusan Makanan Tambahan untuk Balita

benuanta.co.id, TARAKAN – Sebagai Ikhtiar pemerintah dalam mencegah stunting pada anak akibat kurangnya gizi makanan yang diberikan. Kementrian Kesehatan (Kemenkes) melalui Anggota Komisi IX DPR RI, Fraksi PKS, H. Alifudin, S.E.,M.M melakukan pendistribusian makanan tambahan untuk balita di Kalimantan Utara (Kaltara).

Alifudin menyampaikan, sebagai mitra dari Kementrian Kesehatan, tentu berkewajiban dalam turut serta mensukseskan program pencegahan stunting pada balita.

Baca Juga :  243 Petugas PPS Dilantik, KPU Bulungan Minta Jaga Integritas

“Alhamdulillah dipercaya Kemenkes untuk mendistribusikan makanan tambahan kepada balita di Kaltara,” ujarnya usai melakukan pendistribusian makanan tambahan untuk balita di Cafe Alaska, Kota Tarakan, Rabu (11/1/2023).

Tak hanya Kaltara, pendistribusian makanan tambahan untuk balita ini juga sebelumnya telah dilaksanakan di empat provinsi lainnya di Pulau Kalimantan.

“Mudah-mudahan ini terus berlanjut karena untuk membantu menekan angka stunting. Dengan adanya ibu hamil yang makan makanan tambahan ini anak yang lahir tumbuh menjadi anak yang sehat. Bagi balita dari 0 sampai 2 tahun yang makan itu juga tentunya sehat,” terangnya.

Baca Juga :  Gerindra Bulungan Masih Buka Penjaringan Bakal Calon Pileg

Di kesempatan yang sama, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kaltara, Fraksi PKS, Dr. Syamsuddin Arfah, M.Si, mengatakan makanan tambahan untuk balita yang diberikan sangat layak untuk menekan angka stunting.

“Memang Kaltara kebagian (distribusi) dipercayakan kepada saya dengan jumlah 862, dan sudah didistribusikan ke seluruh wilayah di Kaltara seusai permintaan secara proporsional,” kata Syamsuddin Arafah.

Baca Juga :  KPU Kembali Laksanakan Vermin Data Dukungan Balon untuk Masuk Tahap Coklit Sampel

“Saya bagi juga bukan untuk orang-orang tidak mampu, tetapi masyarakat yang punya bayi kita kasih tanpa harus melihat labelnya apa,” pungkasnya. (*/gik)

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *