Sepekan ke Depan, BMKG Makassar Memprediksi Hujan Masih Mengguyur Sulsel

benuanta.co.id, SULSEL – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV memprediksi masih mengguyur Provinsi Sulawesi Selatan dalam waktu sepekan ke depan, tanggal 10 sampai 16 Januari 2023. Sehingga masyarakat diimbau agar tetap waspada jika bepergian.

Kepala BMKG Wilayah IV Makassar, Irwan Slamet mengatakan, kondisi cuaca di Sulsel selama satu pekan ke depan diprediksi terjadi hujan ringan hingga sedang.

“Jadi kita dengan data-data untuk tujuh hari ke depan, untuk tanggal 10 sampai 16 itu untuk hujan di Sulsel kategori sedang,” ujar Irwan, Selasa, (10/1/2023).

Baca Juga :  Ditengarai Persoalan Asmara, Sepasang Remaja di Tana Toraja Ditemukan Tewas Gantung Diri

Kondisi cuaca tersebut diperkirakan sebagian besar hanya terjadi di Sulawesi Selatan bagian utara. Seperti Parepare, Pinrang, Luwu, Luwu Timur dan sebagainya, Wajo ke utara.

Kemudian untuk gelombang laut diperkirakan akan mengalami penurunan. Dimana sebelumnya ketinggian gelombang mencapai enam meter. Untuk analisa terhadap ketinggian gelombang laut sampai tanggal 16, tinggi hanya berkisar 0,5 sampai dengan 1,5 meter.

Sedangkan kekuatan angin dalam prakiraan BMKG, kata Irwan, tidak sekencang dibanding beberapa hari sebelumnya.

“Anginnya menurun juga tidak seperti yang kemarin. Jadi jangan kita bandingkan dengan yang tanggal 23 (Desember 2022). 23 kita keluarkan langsung ekstrem makanya kemarin
ditanya juga cuacanya cerah keluarin ekstrem ternyata ekstrim beneran,” tuturnya.

Baca Juga :  Kios Pedagang Pasar Sentral Makassar Ditarget Rampung Sebelum Ramadan

Di samping itu, Irwan menyebutkan, pihaknya telah menerapkan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), khususnya di Kota Makassar sebagai pusat perekonomian.

“Kalau teknologi modifikasi cuaca itu kalau kita monitor dari citra satelit, maupun citra radar yang ada, kemudian terdeteksi adanya pergerakan awan yang mengandung air yang sangat besar. Nah, pergerakan awan itu terpantau radar kita maupun satelit kita, kemudian kita taburi garam. Kita bisa hitung, awan ini ketebalannya berapa, kandungan airnya berapa, kemudian kecepatan berapa,” paparnya.

Baca Juga :  Ribuan Warga Terdampak Banjir di Parepare, Dua Orang Meninggal Dunia

Terpisah, Kepala Kantor Basarnas Sulsel Djunaidi menyampaikan, kondisi cuaca saat ini masih terpantau aman. Kendati begitu, kata dia, pihaknya tetap siaga.

“Perkembangan sementara masih bagus cuaca. Jadi kita bersama BPBD provinsi dan seluruh unsur SAR tetap siaga. Dan pertama persiapan personil dan kegiatan sarana dan prasarana yang disiapkan. Tetap kita siaga 24 jam dengan seluruh teman-teman BPBD provinsi dan kabupaten/kota,” imbuhnya.(*)

Penulis : Akbar

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *