Idap Hidrosefalus Sejak dalam Kandungan, Bayi Asal KTT Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Selama beberapa hari terakhir, masyarakat Kabupaten Tana Tidung (KTT) berbondong-bondong menggerakan aksi uluran tangan untuk membantu salah satu bayi berusia 28 hari, bernama Muhammad Hanif yang sedang menderita penyakit Hidrosefalus.

Muhammad Hanif sendiri merupakan anak dari pasangan Yon Hermansyah dan Fitriyana, warga Desa Tideng Pale, KTT. Dimana kedua orang tua Hanif saat ini sedang berjuang untuk mendapatkan biaya operasi penyembuhan Hanif.

“Hanif tidak membebani kami sebagai orang tua. Tapi Hanif saat ini sedang berjuang melawan penyakitnya untuk membahagiakan kami,” kata Ibu Hanif, Fitriyana saat diwawancara pada Selasa, 10 Januari 2023.

Kepada media, Fitriyana menceritakan sebelum melahirkan, Hanif sudah terdiagnosa mengalami Hidrosefalus sejak masih berusia 8 bulan di kandungan.

“Awalnya kita tidak paham dengan penyakit itu, tapi setelah dijelaskan oleh dokter barulah kita paham dan sebagai orang tua tentunya kita sangat syok dan sedih,” ujarnya.

Segelintir harapan sempat dirasakan oleh Fitriyana dan Yon saat merawat Hanif di RSUD Akhmad Berahim KTT, namun harapan itu kembali pupus saat dokter yang menangani Hanif mengatakan kalau Hanif harus segera dirujuk di RSUD Yusuf SK Kota Tarakan.

Meski demikian, harapan itu kembali muncul saat banyak masyarakat KTT yang ternyata sangat peduli kepada Hanif dan berbondong-bondong menyalurkan bantuan pembiayaan untuk pengobatan Hanif.

“Mungkin peralatan kedokteran di RSUD sini belum memadai, makanya Hanif harus mendapatkan pelayanan yang lebih baik. Hanya saja kita masih keterbatasan biaya untuk membawa Hanif ke Tarakan,” imbuhnya.

“Alhamdulilah banyak orang-orang yang peduli kepada Hanif dan ingin membantu Hanif dan kita sangat bersyukur serta berterima kasih kepada kepedulian semua orang kepada Hanif,” pungkasnya. (*)

Reporter: Osarade

Editor: Matthew Gregori Nusa

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2656 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *