Wali Kota Makassar akan Tentukan Arah Dukungannya di Pilpres

benuanta.co.id, Makassar – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menegaskan akan bersikap soal langkah politiknya ke depan. Khususnya terkait arah dukungan di Pilpres 2024 nanti.

“Untuk Pilpres saya punya sikap. Dekat – dekatmi ini. Nanti saya bersikap, yang jelas saya punya sikap,” kata Danny Pomanto kepada wartawan, Ahad, (8/1/2023).

Menurut Wali Kota berlatar belakang arsitek ini, sikap tersebut untuk menjawab isu keretakan hubungan dengan Partai NasDem. Serta sikap tersebut akan menjawab apakah dirinya akan hengkang dari NasDem atau tidak.

Baca Juga :  Usulkan Anggaran Pilkada Rp 180 Miliar, KPU Kaltara Harap Rasionalisasi Tidak Turun Jauh

“Kita liat nanti karena politik itu sikap. Tentunya kalau sikap berbeda berarti selalu mencari sikap yang sama. Belum saya liat ini retak (dengan Partai NasDem, red). Baik baik saja,” ujarnya.

Diketahui, keretakan hubungan Danny Pomanto dengan partai besutan Surya Paloh itu ditengarai karena berbeda pilihan di Pilpres. Kabarnya itu berawal ketika Danny Pomanto menghadiri Musyawarah Rakyat (Musra) relawan Jokowi di Makassar untuk mencari figur di Pilpres 2024 baru – baru ini.

Baca Juga :  Menkopolhukam Minta Guru Ngaji tak Terpancing Paham Radikal

Hasil Musra tersebut memunculkan nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai pelanjut Presiden Jokowi. Sontak ini pun berbeda dengan keinginan NasDem yang mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon Presiden.

Bahkan ketika kegiatan NasDem di Makassar yang menghadirkan Anies Baswedan, Danny Pomanto tidak hadir. Bagi Danny Pomanto, apabila keretakan hubungannya dengan NasDem dikaitkan atas ketidakhadirannya soal kedatangan Anies Baswedan di Makassar, tidak menjadi masalah.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Tegaskan tak Berambisi jadi Capres Maupun Cawapres

Sebab, ketidakhadirannya terkait kedatangan Anies Baswedan di Makassar, Danny Pomanto saat itu memiliki sejumlah agenda. Antaranya mengikuti undangan KPK pada hari antikorupsi di Jakarta, serta menghadiri resepsi pernikahan anak Presiden Jokowi di Solo.

“Saya kira itu pemahaman orang. Tapi kalau dia salah paham bagus tongji juga,” tandas Danny Pomanto menambahkan.(*)

Penulis: Akbar

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *