Coffee Morning Bupati dan OPD, Laura Semprot Kadis Tidak Hadir Tanpa Keterangan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Coffee Morning lintas organisasi perangkat daerah (OPD) yang dilakukan oleh pemerintah daerah (Pemda) Nunukan untuk melakukan koordinasi terkait dengan program dan rencana kerja tahun 2023.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, menyampaikan pada saat coffee morning melakukan rapat koordinasi namun dia melihat masih saja melihat kepala OPD sebanyak 5 orang tidak hadir.

Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan tidak hadir tanpa keterangan, hal itu sudah terjadi beberapa kali di dinas pendidikan. Bahkan bupati menuding soal “gemuk” uang dinas pada OPD yang bersangkutan. “Sehingga dinas luar terus,” ujar Laura, Senin 9 Januari 2023.

Sementara kepala OPD Plt. Kepala Dinas Kesehatan P2KB, Hj. Miskia, izin kepada dirinya, dia sempat mempertanyakan perwakilan dari dinkes. Lanjut Laura, apa yang disampaikan harus dilaporkan kepala OPD terkait agar hal tersebut jelas. Apa yang disampaikan wakil bupati maupun sekda sangat penting meskipun hanya sekilas. “Itu yang ingin kita bahas dalam kesempatan itu,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemda Nunukan Targetkan 1000 Anak Bebas dari Status Stunting Tahun Ini

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran. Serta Kapala Dinas pencatatan sipil, Agus, juga tidak hadir. Laura sempat mempertanyakan apakah yang bersangkutan sakit, atau tidak dikasih undangan?, Beliau sudah pernah diberikan surat teguran pertama, kata Laura, sekaligus memerintahkan untuk membuat surat teguran yang kedua.

“Saya tidak tahu sakit kah, izin juga tidak ada, apa masalahnya. Ini rapat koordinasi yang dilakukan satu dua kali dilaksanakan setahun ,” jelasnya.

Baca Juga :  Subsidi Ongkos Angkut di Nunukan Berjalan Lancar

Untuk Kepala Pelaksana BPBD Nunukan Arief Budiman, tidak hadir karena dia ditugaskan ke Lumbis Pansiangan untuk mengantar bantuan.

Dan Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Nunukan, H Dian Kusumanto.

Meskipun mereka tidak menganggap hal itu tidak penting namun harus ada hal-hal yang mereka pahami, karena koordinasi yang di bahas adalah isu sentral kabupaten Nunukan dan menyangkut pekerjaan yang dilakukan 2023.

“Apakah yang izin ini tidak suka dengan saya dengan pak wakil dan Sekda,” terangnya.

Dari pantauan benuanta.co.id, tidak lama dari arahan Bupati Nunukan, nampak hadir Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Nunukan, H Dian Kusumanto, lalu disusul oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Nunukan Ahmad.

Baca Juga :  Pemda Nunukan Targetkan 1000 Anak Bebas dari Status Stunting Tahun Ini

Dikatakan Ahmad, keterlambatan dirinya karena mengira acara akan berlangsung pada hari Selasa 10 Januari 2023, namun setelah mengetahui acara hari ini dia langsung menuju ke kantor Bupati Lantai 4 ruang VIP.

Saat ditemui benuanta.co.id, usai acar Coffee Morning, ketegasan atau teguran yang disampaikan tadi karena ada beberapa kepal OPD tidak hadir, tenyata ada kesibukan juga mereka , tapi itu seharusnya dilaporkan sejak awal, walaupun tidak normal sangat sederhana.

“Menurut saya ini penting, disitu kita bisa menilai tanggung jawab seorang eselon 2 itu seperti apa, seiring waktu mereka berdatangan juga walaupun tidak semua. Lain kali semoga tidak terjadi lagi,” tegasnya. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *