Curi Dompet Temannya, Korban Merugi Rp4,2 Juta

benuanta.co.id, NUNUKAN – Nekat nyuri dompet milik temannya sendiri, MU warga Jalan Yamaker, Kelurahan Nunukan Barat dan JU warga Jalan Lancang, Kelurahan Tanjung Harapan diamankan Unit Reskrim Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Tunon Taka.

Kapolres Nunukan AKBP Ricky Hadiyanto melalui Kasi Humas Polres Nunukan Iptu Siswati mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Jumat (30/12/2023) lalu sekira pukul 02.00 Wita, di rumah korban US di Jalan Tien Soeharto Gang Kamboja, kelurahan Nunukan Timur, Kecamatan Nunukan.

Saat itu, SU menyimpan dompetnya ukuran sedang berwarna merah muda yang berisikan sejumlah uang sebanyak Rp 4.205.000, beserta beberapa dokumen kartu identitas lainnya.

Baca Juga :  Angka Pernikahan Anak di Nunukan Cukup Tinggi

“Dompet tersebut disimpan korban di bawah bantal di lantai dalam rumahnya tempat ia tidur, karena kebutuhan rumah korban ini tidak ada kamar,” ujar Siswati kepada benuanta.co.id, Ahad (8/1/2023).

Diungkapkannya, saat itu korban lalu tidur bersama dengan temannya yakni AS dan MU. Namun, pada keesokan harinya sekira pukul 09.00 Wita, korban terbangun dan langsung mengantar MU menuju ke tempat kerjanya di penjemuran rumput laut yang berada di Jalan Lingkar, Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan.

Baca Juga :  PLBN Sebatik akan Beroperasi Bulan Ini, Dua Lainnya Masih Merangkak

Namun, pada siang harinya, korban baru mengingat bahwa dompetnya tersebut masih tertinggal di rumah. Ia lalu kembali ke rumah untuk mengambil dompet tersebut namun dompet tersebut telah hilang, merasa kehilangan jutaan rupiah, SU lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek KSKP.

Dijelaskan Siswati, dari hasil penyelidikan, terduga pelaku yakni MU berhasil diamankan secara paksa saat sedang berada di gudang rumput laut di Jalan Hasanuddin, Kelurahan Nunukan Utara.

Baca Juga :  4 Desa dari 2 Kecamatan di Nunukan Nihil Pendaftar Calon PKD, Ini Penyebabnya

Dari keterangan pelaku MU, dompet tersebut ia temukan di depan rumah korban, lalu ia mengambil uang Rp 500 ribu dari dalam dompet tersebut. Sementara itu, dari keterangan pelaku SU yang berperan sebagai penadah mengatakan ia menerima uang Rp 150 dari tersangka MU.

“Saat ini keduanya sudah kita amankan , untuk MU kita sangkakan Pasal 362 KUHP, sedangkan untuk JU yang berperan sebagai penadah kita sangkakan pasal 480 ayat 1 KUHP,” pungkasnya.(*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *