Turun ke Pesisir, Masyarakat Minta Pengoperasian Kembali Pos Penjagaan

benuanta.co.id, TARAKAN – Menindaklanjuti arahan Kapolri, Polres Tarakan kembali turun ke pemukiman masyarakat pesisir guna mendengar langsung keluh kesah warga. Program rutin yang digelar setiap Jum’at ini dikemas ke dalam bentuk diskusi bersama masyarakat langsung.

Sebelumnya Polres Tarakan juga telah menggelar program Jum’at Curhat ini di dermaga Tengkayu II tepatnya di Satpolair Polres Tarakan Jalan Gajah Mada Kelurahan Karang Rejo berbatasan Kelurahan Karang Anyar Pantai Kota Tarakan.

Adapun lokasi pesisir yang dipilih adalah Pasar Beringin, Kelurahan Selumit Pantai dan menyasar sejumlah penjual ikan yang berada di lokasi tersebut.

Kapolres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia menjelaskan masyarakat begitu antusias dan aktif berinteraksi. Ia juga menampung seluruh aspirasi masyarakat termasuk pengepul dan penjual ikan Pasar Beringin.

Baca Juga :  Mahfud MD yakin Hakim Beri Vonis yang Adil Terhadap Ferdy Sambo

“Mereka meminta ada pelaksanaan patroli pada malam hari di jam rawan dari pukul 02.00 WITA hingga pukul 04.00 WITA untuk menghindari pencurian ikan yang sering terjadi di Pasar Ikan Beringin I itu,” jelasnya, Sabtu (7/1/2023).

Ia pun memberikan respons yang cepat dan dalam waktu dekat Pos Polisi yang ada di Beringin Satu agar diaktifkan kembali dengan penambahan personel.

Tak hanya soal pencurian ikan, lahan parkir di Pasar Beringin I dinilai masih terbatas oleh masyarakat. Masyarakat juga berharap agar kepolisian dapat menertibkan pelajar yang masih kerap kali melakukan balap liar.

“Mereka berharap agar ada menertibkan pelajar yang membawa kendaraan roda 2 ke sekolah untuk menghindari balapan liar khususnya di sekitar Masjid Islamic Kota Tarakan,” katanya.

Baca Juga :  Percobaan Pencurian Dalam Rumah di Jalan Kusuma Bangsa Digagalkan Warga

Untuk kasus penertiban pelajar yang membawa kendaraan, pihaknya dari kepolisian bisa melakukan tindakan tegas asalkan ada dari dukungan orang tua khususnya untuk pelajar terkait masukan dari warga tadi untuk kendaraan roda dua.

Pada momen ini, Polres Tarakan juga melaksanakan sosialisasi ETLE dan menghimbau agar meningkatkan ketertiban dalam berkendara.

Selain itu lanjutnya, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara kepolisian dengan masyarakat Kota Tarakan sehingga dapat tercipta hubungan emosional yang baik antara masyarakat Kota Tarakan.

“Khususnya pengusaha yang bergerak dalam bidang perikanan dengan pihak kepolisian,” harapnya.

Ia melanjutkan, Jumat Curhat ini adalah instruksi langsung dari Mabes Polri melalui program Posko QW Presisi Mabes Polri. Jauh sebelum diturunkannya instruksi dari Kapolri, Polres Tarakan sudah sering melaksanakan kegiatan program rutin yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Baca Juga :  Pengurus Rumah Ibadah Ini Berurusan Dengan Polisi Akibat Menemukan HP di Halaman Gereja

Salah satunya ada kegiatan Kamis Ceria di mana ini program inisiatif Polres Tarakan melibatkan Kapolres Tarakan beserta jajarannya turun langsung melakukan interaksi ke tengah masyarakat dan mendengarkan berbagai persoalan kamtibmas yang diperlukan masyarakat.

“Sehingga kami juga menyesuaikan instruksi pimpinan terbaru, dan seluruh jajaran di lingkup Polda, Polres dan Polsek wajib melaksanakan kegiatan yang dikemas dalam Jumat Curhat ini dalam rangka menampung aspirasi dan keluhan masyarakat,” pungkasnya perwira melati dua tersebut.(*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *