Kesal Utang Tak Kunjung Dibayar, Pemuda Ini Tebar Ancaman Pakai Samurai yang Dibeli di Toko Online

benuanta.co.id, NUNUKAN – Terekam kamera CCTV telah lakukan pengancam dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) jenis Samurai, K (22) pemuda Sebatik ini diamankan Unit Reskrim Polsek Sebatik Timur.

Kapolres Nunukan AKBP Ricky Hadiyanto melalui Kapolsek Sebatik Timur Iptu Randya Shaktika mengatakan kejadian tersebut bermula pada Rabu (4/1/2023) lalu, saat itu pelaku K hendak menagih hutang kepada M di Jalan Ahmad yani, RT 08, Desa Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara.

Baca Juga :  Hendra Kurniawan Dituntut Hukuman Penjara Tiga Tahun

“Jadi si M ini punya hutang Rp 350 ribu kepada pelaku, makanya si pelaku ini datang untuk menagih hutang tersebut,” ujar Randya kepada benuanta.co.id, Sabtu (7/1/2023).

Namun, saat itu M belum mampu untuk membayarnya, pelaku yang tersulut emosi langsung mengayunkan sebuah samurai yang panjang di sebuah kursi di depan Apotek Aisyah dengan berkata mana calon mertuanya, mau ku cincang kah?

Saat itu, TF yang merupakan mertua dari M ketakutan dan langsung melarikan diri dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sebatik Timur.

Baca Juga :  Usai Karaoke Mawar Disetubuhi Dua Pria, Satu Pacarnya Satu Lagi Temannya

Setelah mendapatkan laporan tersebut, personel Unit Reskrim Polsek Sebatik Timur langsung menuju TKP namun saat itu pelaku K sudah tidak ada ditempat.

“Pelaku berhasil kita amankan di rumahnya, selian itu perbuatan pelaku juga telah terekam kamera CCTV,” katanya.

Usai diamankan, K mengakui perbuatannya, ia mengatakan jika ia merasa kesal dengan M lantaran yang yang dipinjamnya tak kunjung dikembalikan.

Baca Juga :  Satu DPO Kasus Pencurian Tertangkap di Belakang BRI, Judi Slot Jadi Alasannya

Sementara untuk barang bukti samurai tersebut, K mengatakan jika barang tersebut ia beli dari online shop.

“Pelaku serta barang bukti sudah kita amankan dan kita sangkakan Pasal 335 Ayat (1) KUHP Jo Pasal 2 Ayat (1) Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” pungkasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *