Terlilit Hutang IRT di Nunukan Nekat Bobol ATM Temannya hingga Belasan Juta Rupiah

benuanta.co.id, NUNUKAN – Ambil kartu ATM milik temannya yang jatuh lalu lakukan pembobolan ATM hingga belasan juta rupiah untuk bayar hutang, MA (40) seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) diringkus Unit Reskrim Polsek Sebatik Timur di Desa Bambangan pada Selasa 3 Januari 2023.

Kapolres Nunukan AKBP Ricky Hadiyanto melalui Kapolsek Sebatik Timur Iptu Randya Shaktika mengatakan kasus tersebut terungkap setelah korban yakni S (40) warga Jalan Yos Soedarso, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik Timur melaporkan bahwa ia telah kehilangan ATM beserta uangnya.

“Dari keterangan korban, pada Jumat (30/12/2022) lalu, ia ke bank BNI untuk setor tunai, namun saat itu baru ia sadari bahwa kartu ATMnya telah hilang,” ungkap Randya kepada benuanta.co.id, (4/1/2023).

Baca Juga :  Perkara Dugaan Pemalsuan Dokumen Lahan Hadirkan Saksi dari Pemkot dan Ahli Hukum UBT

Saat itu, S diarahkan oleh petugas Bank BNI untuk kembali keesokan harinya yakni Senin (2/1/2023) untuk mengurus kartu ATM sekaligus untuk melakukan setor tunai karena pada hari tersebut Bank BNI sudah tutup.

Diungkapkannya, saat itu petugas BNI melakukan cetakkan rekening koran dengan keterangan bahwa saldo sisa Rp. 133.851, yang semulanya berjumlah Rp. 18.172.498. Saat itu korban yang kaget kehilangan uangnya belasan juta rupiah langsung melapor ke Polsek Sebatik Timur.

Randya menyampaikan, dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan CCTV, identitas pelaku berhasil teridentifikasi yakni MA yang mana tak lain merupakan teman korban sendiri, dan berhasil diringkus di rumahnya di Desa Bambangan.

Baca Juga :  Kejari Nunukan Hentikan Perkara Pencurian Hp di Ponpes Secara Restorative Justice

“Saat kita amankan, pelaku mengaku mengetahui pin korban karena pelaku pernah menemani korban untuk mengambil uang,” katanya.

Dari hasil pengakuan pelaku, saat itu ia melihat korban memasukkan kartu ATM-nya ke dalam tas, namun tanpa disadari korban tersebut jatuh, hingga akhirnya pelaku MA mengambil kartu ATM tersebut dan tidak memberitahukan kepada korban.

Dibeberkannya, MA mengaku bahwa uang yang diambilnya digunakan untuk membayar hutangnya sebesar Rp 15 Juta dan membeli rumput laut sebesar Rp 3 juta.

Baca Juga :  Percobaan Pencurian Dalam Rumah di Jalan Kusuma Bangsa Digagalkan Warga

“Total yang diambil pelaku yakni Rp 18 juta, uang Rp 15 juta tersebut sudah dipakai pelaku untuk membayar hutangnya,” ucapnya.

Bahkan, untuk mengambil belasan juta tersebut, MA beberapa kali melakukan penarikan tunai di mesin ATM.

Disampaikannya, adapun barang bukti yang diamankan yakni 1 kartu ATM Bank BNI, 1 buah buku tabungan Bank BNI, 2 buah karung warna Putih berisikan Rumput Laut, dan uang tunai Rp 15 juta.

“Pelaku sudah kita amankan dan kita dipersangkakan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” pungkasnya.(*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *