Lima Balai Perwakilan Kementerian PUPR akan Berdiri di KBM, Pemkab Dukung untuk Pemenuhan Air Bersih

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pertemuan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dengan Bupati Bulungan Syarwani, banyak hal yang dibahas salah satunya pembangunan terpadu beberapa balai di kawasan Kota Baru Mandiri (KBM).

Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur di Provinsi Kaltara khususnya di Kabupaten Bulungan, maka kehadiran balai yang merupakan perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sangat penting.

Adapun balai perwakilan Kementerian PUPR yang ada di Kaltara di antaranya Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya yakni BPPW, Ditjen Sumber Daya Air (SDA) yakni Balai Wilayah Sungai (BWS), Ditjen Bina Marga yaitu Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Ditjen Perumahan yaitu Satuan Kerja Penyediaan Perumahan dan Ditjen Bina Konstruksi yaitu Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK).

Baca Juga :  Perayaan Imlek 2023, Tahun Penuh Harapan

“Yang disampaikan oleh Kepala BPPW Kaltara seluruh balai dari Kementerian PUPR akan melaksanakan kegiatannya di KBM. Dimana Pemprov Kaltara telah menyiapkan lahan seluas 4 hektare,” ucap Syarwani kepada benuanta.co.id, Rabu 4 Januari 2023.

Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kabupaten Bulungan diminta untuk berpartisipasi dalam hal dukungan infrastruktur lain atau kebutuhan dasar lain yang dibutuhkan dalam saat bangunan telah berdiri.

Baca Juga :  Dishub Bulungan akan Bangun Tangga Trap Pelabuhan Senilai Rp 2,5 Miliar

“Terutama yang dibutuhkan itu instalasi air, karena di kawasan KBM saat ini telah ada IPA (instalasi pengolahan air) Gunung Seriang itukan akan dioperasionalkan,” tuturnya.

Kata dia, IPA Gunung Seriang sebelumnya dibangun oleh BPPW Kaltara setelah selesai langsung dikembalikan ke Pemkab Bulungan untuk dikelola. Hanya memang sampai saat ini belum beroperasi, pasalnya di KBM belum ada gedung kantor yang beroperasi.

Baca Juga :  Rekening Pasif, Ada 500 Calon Penerima Beasiswa di Kaltara Terancam Hangus

“Sudah diserahkan ke Bulungan, namun belum fungsional untuk memenuhi kebutuhan air,” terangnya.

Untuk mengoperasikan IPA Gunung Seriang, pihaknya menunggu semua gedung perkantoran di kawasan KBM berfungsi. Pasalnya tak hanya pemenuhan air untuk perkantoran tapi akan mengakomodir kebutuhan air rumah tangga.

“Kita juga perlu alirkan ke perumahan warga di Kilometer 2, air yang dapat diproduksi saat ini sekitar 50 liter perdetik,” tutupnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Matthew Gregori Nusa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *