Gubernur Kaltara dan Bupati Bulungan Bersinergi Wujudkan Desa Wisata di Pimping

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Sebagai bentuk ucapan syukur menyambut tahun baru, tradisi pesta adat meja panjang 2023 di Desa Pimping Kecamatan Tanjung Palas Utara sukses terlaksana.

Kepala Desa Pimping, Yancer Mariton mengatakan Desa Pimping agar bisa dijadikan sebagai Desa Wisata kepada Gubernur, Bupati serta unsur Forkompimda.

“Kita jadikan desa ini menjadi desa wisata. Kita sudah cukup bermimpi, saatnya kita bangun sendi-sendi kegiatan di Desa Pimping yang sudah usia 57 tahun ini menjadi desa wisata,” ujarnya Rabu (4/1/2023).

Baca Juga :  KPU Kembali Laksanakan Vermin Data Dukungan Balon untuk Masuk Tahap Coklit Sampel

Tak hanya itu, kata Yancer Mariton Desa Pimping setiap tahun terkenal dengan mengadakan tradisi meja panjang.

“Terselenggaranya acara hari ini berkat dukungan seluruh masyarakat Desa Pimping memang desa Pimping terkenal dengan tradisi meja panjang,” bebernya.

Menurutnya, di usia ke-57 Desa Pimping tidak mudah bisa bertahan hingga saat ini makin berkembang.

“Dengan jumlah penduduk sampai hari ini 2.268 orang ada 13 RT ada 5 RW dan ada 3 pemukiman Desa Pimping, pemukiman desa Patag dan pemukiman sungai kayan Luas wilayah kami kurang lebih 60 ribu hektare kami berbatasan sampai desa-desa sungai kayan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Geilatkan UMKM, Belanja OPD Diwajibkan di E-Katalog

Terpisah, Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang menambahkan bakal gandeng Bupati Bulungan, Syarwani untuk menuntaskan masalah jalan tani dan desa wisata.

“Supaya hasil panen masyarakat bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Bahkan usulan Kepala Desa Pimping ingin menjadi Desa Wisata, pihaknya menegaskan bakal koordinasi dengan Kementerian Pariwisata RI.

“Nanti kami akan usulkan ke kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif. Dan tahun lalu ada 5 desa disetujui desa wisata,” jelasnya.

Baca Juga :  Gubernur Tekan OPD Bekerja Baik, Jika Buruk akan Dipasangi Bendera Hitam

Termasuk perbaikan akses sepanjang jalan Desa Pimping, kata Zainal akan dikoordinasikan dengan Kementrian PUPR RI.

“Kalau jalan kami akan komunikasikan dengan kementerian PUPR, karena ini jalan negara dan alhamdulillah kita selalu di bantu pusat sehingga mendapat anggaran dari kementerian PUPR untuk membenahi jalan negara di kaltara sini,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Matthew Gregori Nusa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *