Penerimaan Bea Masuk 2022 di Nunukan Lampaui Target

benuanta.co.id, NUNUKAN – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Nunukan mencatat kegiatan bea masuk di Nunukan selama tahun 2022 mengalami peningkatan jika dibandingkan pada 2021 lalu.

Pejabat Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama, KPPBC Tipe Madya Paben C Nunukan, Hadi Mulyanto mengatakan, pada tahun 2021 bea masuk mengalami penurunan yang cukup signifikan lantaran adanya pembatasan dari dampak pandemi Covid-19.

“Di tahun 2022, kita menargetkan pajak bea masuk dari kegiatan ekspor yakni sebesar Rp 8,21 miliar, dan realisasinya kita mampu melebihi target,” kata Hadi kepada benuanta.co.id, Senin (2/1/2023).

Baca Juga :  Kapolres Nunukan Tegaskan Berantas Semua Bentuk Perjudian Termasuk Sabung Ayam

Diungkapkannya, dari target yang ditetapkan, bea masuk naik mencapai 121.14 persen dengan total penerimaan sebesar Rp 9,95 miliar.

Penerimaan ekspor ini dari sejumlah komoditi di antaranya, produk perikanan, batu bara hingga barang campuran lainnya.

Ia mengatakan, saat ini pemerintah terus melakukan berbagai upaya dalam optimalisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat Pandemi Covid-19. Salah satu cara yakni dengan meningkatkan kinerja ekspor dan impor nasional.

Baca Juga :  Omzet Turun BBM Malaysia Beredar di Sebatik, Pengusaha APMS Curhat ke DPRD Nunukan

“Untuk kita sendri dari Bea Cukai,  berbagai program relaksasi dan kemudahan baik prosedural maupun fiskal kita upayakan untuk mendorong kinerja ekspor nasional yang nantinya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Nasional,” ungkapnya.

Bahkan, Hadi menyampaikan jika pihaknya telah menyiapkan Klinik Ekspor Plus, untuk melakukan asistensi kepada para Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat berorientasi ekspor.

Baca Juga :  Puluhan PMI Ditempatkan BP3MI Bekerja di Papua Nugini dan Jepang

Ia menyampaikan, dengan penerimaan penerimaan bea masuk di tahun yang mencapai Rp 9.953.901.000, Hadi mengatakan jika nilai tersebut yang akan menjadi patokan pada target penerimaan bea masuk di tahun 2023 ini.

“Tentunya kita berharap di tahun 2023 ini akan lebih meningkat lagi, karena saat ini masyarakat mulai sadar akan pentingnya melaksanakan kegiatan ekspor secara legal,” pungkasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *