Pemerintah Ajukan Pengembangan Bandara Tanjung Harapan

benuanta.co.id, BULUNGAN – Bandar Udara (Bandara) Tanjung Harapan salah satu bandara yang dilirik oleh Kementerian Perhubungan untuk dikembangkan. Salah satunya untuk penambahan panjang runway atau landasan pacu serta terminalnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Utara, Andi Nasuha mengatakan Kementerian Perhubungan pada dasarnya siap. Hanya menunggu pembebasan lahan yang berada di luar pagar bandara.

“Permasalahannya kan di lahan. Kalau dari Pemda Bulungan itu sudah selesai dan klir semua lahan yang berada didalam pagar luasnya 6,1 hektare dan separuh telah bersertifikat,” ucapnya kepada benuanta.co.id, Senin 2 Januari 2023.

Baca Juga :  Motor Seruduk Truk Logistik di Simpang Empat Jalan Mangga dan Rambutan Berakhir Damai

Kata dia, lahan masyarakat yang berada didalam pagar bandara telah selesai diganti rugi yang dilaksanakan di akhir tahun 2022 kemarin. Saat ini difokuskan untuk selesai adalah lahan yang berada diluar pagar.

“Kalau pengembangannya tergantung dari master plan-nya, apakah perpanjangan runway itu maju atau ke belakang,” tuturnya.

Bahkan dari pihak Bandara Tanjung Harapan telah mengajukan Runway End Safety Area (RESA) yang merupakan permukaan di sekitar landasan pacu yang disiapkan untuk mengurangi risiko kerusakan pada pesawat kepada Kementerian Perhubungan.

Baca Juga :  KTP Bakal Jadi NPWP, Pemutakhiran Data Sudah 40 Persen

“Kemarin mereka ajukan RESA, hanya saja terbentur oleh Jalan Agathis dan juga sudah bersurat kepada kami,” jelasnya.

Lanjutnya, RESA belum dapat dikerjakan karena Jalan Agathis masih berpolemik terkait status jalannya, saat ini berstatus jalan nasional. Untuk bisa digunakan pengembangan bandara minimal statusnya jalan harus jadi jalan daerah.

“SK-nya belum turun dari jalan nasional ke jalan kabupaten. Nanti tergantung kabupaten jika sudah ada, apakah nanti dialihkan ke Jalan Sengkawit atau dibuatkan underpass, ini yang belum kita tahu,” paparnya.

Baca Juga :  Satpol PP Bulungan Janji Bakal Cari Area Baru untuk PKL

Terkait perpanjangan run away yang dapat dilakukan jika maju ke depan arah Jalan Agathis, penambahan runway  sepanjang 300 meter. Namun jika ke belakang menuju ke Sungai Selor dapat ratusan meter, namun harus dilakukan penimbunan karena kondisinya berair dan rawa.

“Kalau tambah 300 meter maka panjang landasan pacunya mencapai 1.900 meter memungkinkan bisa didarati pesawat Bombardier dari Garuda,” sebutnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *