Abu Arang Sisa Kebakaran Pasar Sentral Makassar akan Diteliti Tim Labfor Polda Sulsel

benuanta.co.id, Makassar – Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran Pasar Sentral Makassar yang menghanguskan 931 kios pedagang.

Dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulsel mengambil sejumlah puing – puing sisa kebakaran untuk diteliti lebih lanjut.

Olah TKP itu disaksikan pedagang yang pertama kali melihat kebakaran, petugas instalasi listrik, pedagang kopi dalam pasar Sentral, dan Dirut Perumda Pasar Makassar Raya, Kamis (29/12/2022).

Kasubid Fiskom Bidang Labfor Polda Sulsel Kompol Wiji Purnomo mengatakan, olah TKP ini pihaknya mengambil sejumlah sampel untuk kemudian dibawa ke laboratorium forensik Polda Sulsel dan dilakukan pemeriksaan.

Baca Juga :  Ribuan Warga Terdampak Banjir di Parepare, Dua Orang Meninggal Dunia

” Saya bersama tim sudah mengambil beberapa sampel alat bukti berupa abu arang, sisa kain, dan kertas yang terbakar, kemudian kami bawa ke kantor untuk pemeriksaan forensik,” katanya.

Ia menjelaskan, lokasi yang menjadi titik pengambilan sampel diduga titik awal api muncul. Namun kesimpulannya baru akan disampaikan setelah uji laboratorium.

Adapun lama pemeriksaan diperkirakan memakan waktu sekitar dua pekan ke depan. Hasilnya akan diumumkan pihak Polres Pelabuhan Makassar sebagai pihak yang menangani peristiwa ini, apakah ada unsur kesengajaan dibakar atau murni kebakaran yang disebabkan oleh hal-hal lain.

Baca Juga :  Rumah Sakit Otak, Jantung dan Kanker Dibangun di Kawasan CPI Makassar

“Kami sementara belum menyimpulkan, pada dasarnya bekerja secepat mungkin, satu sampai dua Minggu,” ucapnya.

Terpisah, Wakapolres Pelabuhan Makassar, Kompol Sugeng Suprijanto mengatakan, setelah olah TKP Bidlabfor Polda Sulsel pihaknya akan menyerahkan pengamanan dan pengelolaan pasar Sentral kepada pihak PD Pasar Makassar Raya.

“Pihak kepolisian menyerahkan pengamanan pasar pasca kebakaran ini dijaga oleh PD Pasar, sehingga pelaksanaan kegiatan nanti tidak lagi menjaga seperti kemarin. Personel tidak ditarik, tapi kan disini ada pos, tetap dalam pantauan kepolisian,” ujarnya.

Baca Juga :  Tahapan Rekrutmen Komisioner KPU Sulsel Dimulai Februari

Dalam penyelidikan, saat ini disebut sudah ada delapan orang saksi yang dimintai keterangan. Termasuk melengkapi bukti-bukti dengan mencari rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi kebakaran.

“Untuk sementara saksi sudah delapan orang. Kasus ini kami terus lakukan penyelidikan, sampai kita bisa simpulkan apakah ini dibakar atau tidak. CCTV masih dicari sama Reskrim,” tandasnya.

Diketahui peristiwa kebakaran Pasar Sentral memunculkan beragam anggapan, bahwa ada kesengajaan dibakar. Namun anggapan tersebut akan terjawab setelah hasil Tim Labfor Polda Sulsel keluar.(*)

Penulis: Akbar
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *