Formasi PPPK Kesehatan Sepi Peminat, Kepala BKPSDM: Sangat Disayangkan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Pelaksanaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kesehatan di Nunukan sepi peminat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan, H Surai yang mengatakan dari 150 formasi yang dibuka oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan hanya 114 formasi yang terisi oleh pelamar.

“Untuk PPPK Kesehatan kita memang buka formasi hanya untuk di Wilayah 3,” kata Surai kepada benuanta.co.id, Rabu (28/12/2022).

Ia mengungkapkan, kurangnya minat pelamar yang mengisi formasi tersebut membuat dirugikannya Pemerintah Daerah sendiri, hal ini lantaran untuk membuka 150 formasi saja dengan sulitnya keuangan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Nunukan Sebut Pertanian dan Perikanan Harus Diprioritaskan

Sehingga, pihaknya sangat menyangkan sejumlah formasi tersebut tidak terisi oleh pelamar.

Bahkan, Surai menyampaikan jika pelaksanaan seleksi PPPK Kesehatan hanya dibuka di tahun ini dan dapat dipastikan tidak lagi terbuka dalam beberapa tahun kedepan.

“Hanya untuk tahun ini, untuk tahun kedepannya belum tentu ada lagi, karena kita mengingat keterbatasan anggaran dan masih banyaknya sektor lain yang memerlukan seleksi PPPK tersebut, jadi ini sebenarnya kesempatan emas yang disia-siakan,” ungkapnya.

Selain kurangnya minat pendaftar pada beberapa formasi, dari 198 peserta pendaftar yang dinyatakan memenuhi syarat dalam seleksi administrasi dan dapat mengikuti seleksi Computer Assited Test (CAT), akan tetapi saat pelaksanaan tes tersebut diketahui 10 peserta tidak hadir mengikuti tes tersebut.

Baca Juga :  Objek Wisata Hutan Mangrove di Nunukan Selatan Sepi Pengunjung

“Pelaksanaan tesnya diadakan dipusatkan di UPT BKN RI Tarakan, tapi ada 10 peserta yang tidak hadir bahkan 9 diantaranya tanpa keterangan,” ucapnya.

Surai menambahkan, adapun formasi yang tidak dihadiri oleh 10 peserta tersebut terdiri dari dari tenaga perawat dengan sejumlah formasi di wilayah tiga.

Ia juga menyampaikan, sangat menyangkan sejumlah peserta tersebut tidak memberikan keterangan memberikan alasan sejak awal bahwa tidak akan mengikuti tes, ia mengatakan jika mereka melaporkan sejak awal, pihaknya dapat melakukan penambahan jumlah kouta terhadap formasi lain yang justru masih dibutuhkan.

Baca Juga :  Padahal Dinantikan, Minyakita Belum juga Hadir di Nunukan

“Sangat kita sayangkan, andaikan saja 9 orang ini dari awal melaporkan sejak awal, kita bisa memindahkan formasi yang kosong tersebut, contohnya Puskesmas Lumbis yang formasinya hanya dua bisa kita tambah dua lagi atau tiga orang, sehingga formasi itu tidak terbuang percuma,” Pungkasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Matthew Gregori Nusa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *