Polda Kaltara Pecat 9 Polisi di Tahun 2022, Ini Pelanggarannya

benuanta.co.id, Tanjung Selor – Tahun 2022, tercatat ada sekitar 53 anggota Polri lingkungan Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kalimantan Utara(Kaltara) melakukan pelanggaran disiplin. Jumlah ini tentunya lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun 2021 lalu, ada 42 anggota Polri yang melakukan pelanggaran disiplin.

Saat dikonfirmasi, Kapolda Kaltara Irjen Pol. Daniel Adityajaya melalui Kabid Humas Polda Kaltara, Kombes Pol Budi Rachmat SIK, M.Si turut membenarkannya. Ia mengatakan dari 53 anggota Polri yang melakukan pelanggaran disiplin itu , 9 di antaranya telah berakhir dengan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Baca Juga :  Investasi Capai Rp3 T, Perusahaan Asal Kanada Bakal Bangun Green Airport di Kaltara

“Adanya melakukan pelanggaran Disersi, penyalahgunaan Narkoba hingga tindak asusila. Makanya di sini kita bertindak tegas dengan melakukan PTDH terhadap oknum itu,” kata anggota Polri yang akrab disapa Budi, pada Selasa 27 Desember 2022.

Ia membeberkan 9 anggota Polri yang di PTDH itu, merupakan 3 personel Polres Bulungan, 1 personel Polres Nunukan, 1 personel Polres Tarakan, 2 Personel Polres Malinau dan 2 personel Polda Kaltara.

“Artinya Kapolda sangat tegas mengenai hal ini, tidak peduli jabatannya apa dan bertugas di mana, jika sudah tidak bisa ditolerir maka akan langsung kita PTDH kan,” bebernya.

Baca Juga :  Polisi Periksa 6 Saksi Tanggul Jebol, Pihak Perusahaan Menyusul

Menurut AKBP Budi, Tindakan PTDH ini sangat perlu dilakukan sebagai bentuk keseriusan Polda Kaltara dalam membentuk Polda dan membina anggota yang jujur dan dapat mengayomi masyarakat tanpa merugikan masyarakat.

“kita selalu berupaya mewujudkan hal, di mana kita akan selalu menjaga dan memelihara Kamtibmas tetap kondusif, serta melakukan tindakan tegas kepada oknum oknum Polri maupun masyarakat yang terbukti melakukan penyimpangan,” imbuhnya.

Dan dalam membentuk semua keadilan itu, Budi pun berpesan kepada semua anggota Polri Polda Kaltara dan masyarakat Kaltara agar tidak takut dan senantiasa selalu menjadi pengawas bagi kinerja Polri.

Baca Juga :  Aset Lahan Pemkab Bulungan Masih Ada yang Bersengketa dengan Warga

“Tindakan PTDH merupakan konsekuensi dari oknum aparat kita yang tidak disiplin dalam bekerja, jadi jangan anggap sepele hal ini dan belajarlah dari kejadian ini,” lanjutnya lagi.

“Begitu juga dengan masyarakat, jangan takut melapor jika dirugikan dengan ulah oknum kita, silahkan laporkan hal itu. Karena Polda Kaltara ini dibentuk untuk memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, kepada masyarakat,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *