Polisi Tetapkan Ketua Panitia Tarik Tambang IKA Unhas Sebagai Tersangka

benuanta.co.id, Makassar – Penyidik dari Polrestabes Makassar akhirnya menetapkan tersangka atas peristiwa tarik tambang IKA Unhas yang berujung maut. Yang dianggap bertanggung jawab terkait insiden meninggal dunia satu peserta tarik tambang adalah Ketua Panitia, Rahmansyah.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Reonald Truly Sohomuntal Simanjuntak mengatakan, mantan anggota DPRD Sulsel itu ditetapkan sebagai tersangka karena merupakan
penanggung jawab dalam acara tersebut. Meski demikian, Rahmansyah tidak ditahan karena dianggap kooperatif saat mengikuti pemeriksaan.

Baca Juga :  Putri Candrawathi sebut Brigadir J Ancam Bunuh Orang-orang Terdekatnya

“Tersangka satu orang, inisial RS. Perannya dia sebagai penanggung jawab. Namun tidak dilakukan penahanan karena tersangka kooperatif,” ungkapnya.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa sebanyak 25 saksi. Dari pemeriksaan saksi tersebut, penyidik menyimpulkan terdapat unsur pidana terhadap kematian korban. Polisi kemudian meningkatkan kasus ini ke tahap penyidikan melalui proses gelar perkara.

Sebelumnya, Rahmansyah mengaku siap bertanggungjawab atas konsekuensi hukum jika dia dinyatakan bersalah. Dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban atas insiden yang merenggut nyawa.

Baca Juga :  Satu DPO Kasus Pencurian Tertangkap di Belakang BRI, Judi Slot Jadi Alasannya

Rahmansyah juga meminta kepada semua pihak untuk tidak memanfaatkan kasus tersebut sebagai panggung politik.

“Kalau dalam prosesnya secara hukum diputuskan bahwa saya yang paling bertanggung jawab, maka dengan segala keterbatasan saya nyatakan siap bertanggung jawab,” tegas Rahmansyah melalui keterangan tertulisnya kepada awak media.

Diketahui, kasus tarik tambang berujung maut ini menjadi atensi elit partai politik di pusat. Di mana Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali ikut menyoroti insiden tersebut.

Baca Juga :  PH Kurator akan Tempuh Jalur Hukum Jika Aset PT Gusher Tak Dikosongkan

Melihat upaya Rahmansyah siap bertanggung jawab atas insiden itu, Dosen Sosiologi Unhas, Muhammad Iqbal Latief menilai bahwa sikap tersebut merupakan kesatria. Sebab ingin bertanggung jawab tanpa mengorbankan orang lain. Serta menunjukkan karakter asli orang Bugis – Makassar.

“Rahmansyah telah memberikan pembelajaran budaya bagaimana pemimpin bersikap dan bertanggung jawab. Semoga kita semua menjadikan peristiwa ini, sebagai sebuah perenungan,” tutur Iqbal menandaskan.(*)

Penulis: Akbar

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *