Pemprov Berupaya Bangkitkan Kembali Saksi Sejarah di Kaltara 

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang mengapresiasi kepada Kesultanan Bulungan, dalam membangkitkan kembali sejarah di Kaltara.

“Atas nama pribadi pemerintah Provinsi Kaltara mengapresiasi banyak terima kasih. Semoga dengan hibah lahan ini dapat menghidupkan kembali kejayaan Bulungan seperti yang dahulu,” bebernya Senin (26/12/2022).

Lebih lanjut, Zainal mengatakan Pemprov Kaltara berupaya bisa membangkitkan kembali saksi sejarah Indonesia Utara. Termasuk pembangunan gedung baru Kesultanan Bulungan, kata Zainal, bakal menyesuaikan bentuk aslinya.

“Kita punya dokumen-dokumen foto-foto bentuk bangunan kerajaan yang kita akan mendesain ulang yang tidak meninggalkan bentuk asli kerajaan Bulungan yang bisa kita jadikan monumen bersejarah. Pemprov Kaltara juga sudah menyiapkan anggaran proyek revitalisasi sebesar Rp 50 miliar,” jelasnya.

Baca Juga :  Gubernur Silaturahmi dengan Masyarakat Perbatasan

Pihaknya menegaskan anggaran revitalisasi gedung Kesultanan Bulungan bukan hanya bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Utara saja.

“Namun dari anggaran APBN mudah-mudahan Ketua tim TGUPP juga bisa menerobos untuk mencari donatur dari kementerian terkait,” jelasnya.

Rencananya sebelum pemilu 2024 gedung Kesultanan Bulungan sudah selesai dan bisa dinikmati masyarakat Kaltara.

“Sehingga tahun 2023 proyek revitalisasi gedung Kesultanan Bulungan bisa dimulai dibangun,” tuturnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kompetensi Akademik, 170 Guru di Kaltara Kuliah S2

Bahkan pihaknya optimis Kesultanan Bulungan bisa menjadi pusat Pariwisata ternama di Provinsi Kaltara.

“Jadi pada hari jadi Kalimantan Utara yang ke 10 lalu ahli waris Sultan Muda Kesultanan Bulungan, H. Datuk Dissan Maulana Sultan Djalalludin yang menghibahkan lahan eks istana Kesultanan Bulungan II kepada provinsi Kaltara kurang lebih 8 ribu persegi,” ujarnya.

Gubernur juga telah melihat progres terkini gedung baru rumah bertanduk Kesultanan Bulungan sudah lebih representatif.

“Saya berharap juga keluarga Kesultanan Bulungan ya mudah-mudahan berkenan kiranya untuk menambah bidang tanah ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Disnakertrans Kaltara akan Selidiki TKA Masuk Tak Lengkapi Dokumen Bekerja

Sebab menurutnya kalau keluarga besar Kesultanan Bulungan ingin membuat kejayaan jaman dulu ada 3 bangunan induk.

“Ada 3 bangunan induk itu luasan lahannya 8 ribu persegi itu tidak cukup. Makanya mudah-mudahan tanah-tanah di sini bisa mengikuti yang mulia Sultan Muda Kesultanan Bulungan, H. Datu Dissan Maulana Sultan sehingga luas lahan bisa kita bangun demi sedikit mendirikan kejayaan kerajaan terbesar di Kalimantan Utara ini,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *