71 WBP Lapas Nunukan Terima Remisi Khusus Natal

benuanta.co.id, NUNUKAN – Puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Nasrani Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan mendapat remisi khusus Natal pada Ahad, 25 Desember 2022.

Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan, I Wayan Nurasta menyampaikan WBP remisi tersebut sebagaimana Surat Keputusan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

“Pagi ini kita memberikan remisi khusus Natal kepada narapidana dan anak,” ujar I Wayan kepada benuanta.co.id, Ahad (25/12/2022).

Diungkapkannya, sebagaimana Tema Natal tahun 2022 yakni “Maka Pulanglah Mereka Ke Negerinya Melalui Jalan Lain”, ia mengatakan bahwa ini merupakan momen dan waktu yang tepat bagi para WBP untuk bisa menjadi lebih baik lagi.

Baca Juga :  Pesta Miras Berujung Pembacokan, Pelaku Sempat Ancam Polisi dengan Parang

“Ini merupakan momen untuk bisa memperbaharui cara berkomunikasi dan komitmen dengan tuhan agar menjadi manusia yg lebih baik di masa yg akan datang,” ungkapnya.

Sementara itu, jumlah narapidana dan anak Lapas Kelas IIB Nunukan yang mendapatkan remisi yakni sebanyak 71 orang yang terdiri dari 66 laki-laki dan 5 orang wanita. Yang mana, didominasikan kasus narkotika sebanyak 33 orang dan pidana umum sebanyak 38 orang.

Baca Juga :  Ribuan Kilogram Produk Ilegal Diamankan di Perairan Ambalat Dimusnahkan

I Wayan menegaskan jika puluhan WBP tersebut sebelumnya telah diusulkan ke pusat, selian itu para Narapidana juga telah dengan memenuhi persyaratan administratif maupun substantive.

Selain itu, pemberian remisi sebagai salah satu indikator pelaksanaan pembinaan di dalam Lapas yang juga merupakan salah satu unsur pemenuhan hak bagi narapidana dan anak yg dilindungi dan ditetapkan oleh Undang-undang.

Baca Juga :  Puluhan PMI Ditempatkan BP3MI Bekerja di Papua Nugini dan Jepang

“Kita berharap remisi ini dapat menjadi motivasi dan semangat bagi warga binaan untuk dapat berkelakuan lebih baik selama menjalani masa pidana-nya serta semakin dapat meningkatkan keimanannya,” harapnya.

Sehingga ia berharap, setelah bebas nanti, mereka dapat terhindar dari perbuatan melawan hukum. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *