benuanta.co.id, BULUNGAN – Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Kayan 2022 yang diikuti para personil Polres Bulungan dan unsur forkompinda di halaman Polres Bulungan berlangsung khidmat dan tertib.
Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona Siregar mengatakan pola pengamanan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) berbeda dari tahun sebelumnya.
“Seluruh kegiatan masyarakat itu bisa dilaksanakan. Pemerintah sudah menetapkan seluruh wilayah itu PPKM Level I jadi bisa melaksanakan berbagai kegiatan seperti ibadah di gereja perayaan Natal dan Tahun Baru itu juga boleh 100 Persen,” ujarnya Kamis (22/12/2022).
Kemudian langkah lain untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan selama Ops Lilin Nataru 2022 Ronaldo mengatakan juga lakukan pengamanan ketat di perairan Bulungan.
“Khususnya pengamanan di perairan Bulungan kita memberikan perhatian lebih kepada motoris speedboat dengan melakukan pemeriksaan cek kesehatan,” ungkapnya.
Menurutnya tujuan dilakukan cek kesehatan motoris speedboat masuk dan keluar Kabupaten Bulungan selama libur Nataru agar menghindari terjadinya kelalaian.
“Seperti mabuk, di bawah pengaruh narkoba kepada motoris. Sehingga kami akan buat pos-pos pengecekan kesehatan bersama rekan KKP, Polisi dan Dinas Kesehatan,” bebernya.
Selain itu, selama pengamanan Nataru 2022, pihaknya mengatakan telah persiapkan lebih dari 300 personel Polres Bulungan.
“Jadi kalau yang terlibat Operasi Pengamanan Nataru itu ada lebih 300 personel,” ujarnya.
Lebih lanjut, kata AKBP Ronaldo sebagai informasi pos pengamanan Nataru Kabupaten Bulungan ada di Pos Kayan I
“Pelabuhan Kayan II kemudian di Bandara Tanjung Harapan kemudian di Kayan 3 dan di Kulteka kemudian di masing-masing Polsek 1 pos total ada 7 pos,” jelasnya.
Seperti misalnya di GKII Tanjung Selor menurut AKBP Ronaldo Maradona Siregar banyak jemaatnya.
“Misalnya seperti di GKII Tanjung selor nanti mungkin cukup banyak penggelaran pasukan di sana. Tapi untuk di gereja lain sesuai dengan ketersediaan tempatnya dan menyesuaikan personel kami di lapangan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, pihaknya menegaskan Polres Bulungan telah koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI serta instansi terkait hingga unsur forkompinda.
“Seperti dari Kokam dan Banser itu kita libatkan di dalam pengamanan di Gereja-Gereja saat ibadah,” tuturnya.
Termasuk, kata Ronaldo telah mempersiapkan Pos Pengamanan di Gereja. “Adapun beberapa poin menjadi perhatian kami. Pertama antisipasi kegiatan teror. Jadi nanti akan dilakukan sterilisasi di tempat ibadah yang dilaksanakan kegiatan agama,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Yogi Wibawa