benuanta.co.id, TARAKAN – Gelar pasukan operasi lilin menjelang momen Natal dan Tahun Baru 2023 dilakukan di halaman Mako Polres Tarakan. Dipimpin langsung oleh Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes menjelaskan operasi lilin adalah kegiatan tahunan yang rutin dilaksanakan. Seperti diketahui bahwa momen akhir tahun banyak aktivitas masyarakat untuk berlibur.
“Arus perjalanan pasti banyak baik darat, laut maupun udara ya tentu yang harus benar-benar diatur dari stakeholder terkait termasuk kepolisian dan stakeholder yang berhubungan langsung dengan angkutan darat dan udara,” jelasnya, Kamis (22/12/2022).
Tak hanya itu, pada momen nataru juga kerap kali terjadi spekulan terhadap kebutuhan yang semakin meningkat. Oleh karena itu spekulan juga menjadi perhatian dari pihak kepolisian khususnya Satgas Pangan untuk melakukan pengamanan di lapangan guna mengembalikan harga-harga komoditas pangan yang tengah naik.
“Itu juga penting karena pengendali inflasi dan kelangkaan stok,” sebut Khairul.
Selain kedua hal di atas terdapat pula ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang turut diperhatikan. Mengingat banyaknya arus perjalanan transportasi yang membutuhkan bahan bakar untuk bergerak.
Untuk itu ia meminta kepada pihak Pertamina agar mengantisipasi hal ini. Orang nomor satu di Tarakan itu mengatakan antisipasi terhadap kejahatan pencurian juga diperlukan, mengingat banyak masyarakat yang bergerak meninggalkan rumah untuk beberapa saat*
“Selain itu yang jadi atensi juga kemacetan dan juga terorisme, yang jadi perhatian ya pelabuhan, bandara dan tempat ibadah. Tapi tidak dipungkiri juga tempat keramaian lainnya seperti pusat perbelanjaan, pengamanannya harus lebih ketat,” tuturnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tarakan, AKP Rully Zuldh Fermana menuturkan secara garis besar pihaknya memberikan atensi terhadap pergerakan masyarakat saat momen libur akhir tahun ini. Pihaknya mendirikan 3 pos pelayanan di Pelabuhan Tengkayu 1, Pelabuhan Malundung dan Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan. Terdapat pula tambahan 2 pos pengamanan di Pasar Gusher dan Pantai Amal.
“Ada juga pos pantau yang didirikan di Pelabuhan Juwata. Kita harapkan pergerakan masyarakat dilakukan dengan tertib kita maksimalkan tindakan kita yang disesuaikan dengan undang-undang dan kita masih peneguran saja, walaupun penindakannya ya melalui Etle itu,” urainya.
Adapun untuk antisipasi keramaian sendiri pihaknya menekankan di pusat perbelanjaan, pusat kota dan kompleks perumahan yang ada di wilayah Peningki. Ia juga berharap agar masyarakat juga sadar di daerah persimpangan terdapat titik Etle. Pihaknya juga menempatkan personel serta patroli di waktu-waktu tertentu guna mengantisipasi terjadinya laka pada momen Nataru.
Terlebih beberapa hari terakhir Kota Tarakan diguyur hujan yang mana kondisi jalan licin dan juga banjir menjadi perhatian khusus bagi Satlantas.
Disinggung soal kurang patuhnya pengendara dalam hal keselamatan ia mengingatkan kembali kepada pengendara motor khususnya agar selalu memakai helm saat berkendara.
“Saya harap masyarakat jangan menunggu terjadi apa-apa dulu, kalau mau kucing-kucingan dengan polisi sekarang bukan saat terbaik begitu karena ada Etle, dan resikonya juga ada di pengendara. Jangan sampai salah persepsi bahwa polisi menilang untuk keuntungan tapi untuk kebaikan masyarakat itu sendiri,” pungkas perwira balok tiga itu.(*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Ramli







