benuanta.co.id, NUNUKAN – Dilanda krisis air bersih, masyarakat Nunukan kini bertumpu pada droping air dengan tangki untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ketahui sejak Sabtu (17/12) kemarin tim dari Perumda Air Minum Tirta Taka, BPBD, hingga Pemadam Kebakaran turun langsung ke masyarakat, untuk memberikan air bersih ke rumah warga. Sasarannya meliputi wilayah Nunukan Barat serta di Nunukan Tengah.
Penyaluran air kembali dilakukan di Kecamatan Nunukan Selatan pada Ahad (18/12/2022). Praktis warga pun berbondong-bondong mengambil antrean agar bisa kebagian air bersih demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Taka, Masdi mengatakan, hal ini merupakan instruksi langsung Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, merespon beberapa keluhan masyarakat tidak adanya air yang mengalir ke rumah warga.
“Kami (Perumda Air Minum Tirta Taka) di perintahkan bersama-sama dengan BPBD, hingga Pemadam Kebakaran turun langsung ke masyarakat, menyalurkan air bersih,” kata Masdi, pada benuanta.co.id.
Aksi ini dilakukan untuk menyikapi kondisi pelayanan air bersih. Di tengah keterbatasan air baku di Embung Bolong, pelayanan pun terpaksa terganggu. Belum lagi hujan tak kunjung turun selama beberapa hari terakhir.
“Pemberian air bersih secara gratis ini akan berkelanjutan, hingga air Embung Bolong terpenuhi dan dapat kembali normal,” jelasnya.
Di kesempatan lainnya, Halimun, warga Nunukan Selatan, mengatakan bantuan air bersih secara gratis di masa krisis air seperti ini tentu sangat dibutuhkan masyarakat. Jika membeli air, setidaknya warga harus merogoh kocek sebesar Rp 100 ribu untuk mendapatkan 1.200 liter air bersih.
“Alhamdulillah kita dapat bantuan air bersih gratis, di tengah-tengah krisis air seperti saat ini, bisa meringankan beban kita juga,” tandasnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Yogi Wibawa







