Olahraga Tradisional Harus Tetap Dilestarikan di Wilayah Perbatasan Negeri

benuanta.co.id, NUNUKAN – Deputi 3 Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Dr. Raden Isnanta, membuka secara resmi Festival Olahraga Tradisional Kabupaten Nunukan di Sungai Bilal Football Stadium, Sabtu 17 Desember 2022.

Dikatakan Dr. Raden Isnanta, pihaknya ingin membuat olahraga tradisional bertahan, karena itu adalah warisan leluhur, apalagi di wilayah perbatasan secara sektoral terjadi interaksi dengan negara tetangga, tentunya budaya , etos kerja, bisa terjadi tukar menukar.

“Jangan sampai budaya asli kita ini menjadi tidak ada yang melestarikan, malah terjebak budaya luar, maka perlu kita lestarikan salah satu cara dengan melakukan Festival, agar anak-anak ini mencintai sehingga lama-kelamaan Bakan mempertahankan,” kata Dr. Raden Isnanta, kepada benuanta.co.id.

Baca Juga :  Pemkab Nunukan Luncurkan Food Court UKM Center, Turut Hadirkan Layanan Perizinan Gratis

Agar tetap dilestarikan seni dan olahraga tradisional maka harus diperlombakan baik ditingkat pelajar usai semester atau 17 Agustus sehingga membuat mereka secara tidak langsung melestarikan dan mengingatkan kembali olahraga tradisional asli Indonesia maupun lokal.

Sementara itu, Wakil Bupati Nunukan H Hanafiah, menyambut baik dengan adanya Festival Olahraga Tradisional di Kabupaten Nunukan, menurutnya kegiatan itu sangat penting.

“Kita ingin melestarikan tradisi dan budaya kita di daerah, dengan kegiatan yang banyak, seperti menyumpit dan lainnya, serta kegiatan olahraga yang tubuh dari masyarakat yang menjadi warisan nenek moyang kita dahulu,” jelasnya.

Dia juga khawatir peninggalan budaya itu akan bisa hilang, jika tidak dilestarikan atau diingatkan, kalau bukan kita siapa lagi yang akan melestarikan budaya tersebut. Dia juga berharap kepada kementerian agar dapat memberikan bantuan sehingga kegiatan itu dapat dilaksanakan secara berkala secara rutin setiap tahunya.

Baca Juga :  Masuk ke Malaysia lewat Jalur Ilegal, 217 PMI Dideportasi

Dia juga ingin melakukan penyegaran dan menyehatkan masyarakat di Kabupaten Nunukan, didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat.

Anggaran KORMI Kabupaten Nunukan Helmi Pudaaslikar, menyampaikan, Festival Olahraga Tradisional yang didukung sepenuhnya oleh Kemenpora RI bersama Pemerintah Kabupaten Nunukan di penghujung tahun 2022 ini, menjadi jaminan bahwa pengembangan olahraga tradisional di wilayah perbatasan masuk dalam skala prioritas. Selain itu, upaya untuk menjadikan olahraga sebagai gaya hidup masyarakat akan lebih mudah tercapai dengan penyelenggaran even-even olahraga secara rutin.

Baca Juga :  Konsulat RI-Tawau Fasilitasi Dokumen Paspor bagi 870 PMI di Malaysia

“KORMI sebagai komite yang diberi tugas mengembangkan olahraga dan rekreasi masyarakat, tentu tidak dapat berbuat banyak tanpa dukungan pemerintah maupun seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Nunukan,” ujarnya.

Sepanjang tahun 2022 ini, pihaknya telah melaksanakan 28 Program Kegiatan dalam bentuk even festival maupun perlombaan. Ini adalah bentuk komitmen terhadap tugas yang diberikan oleh pemerintah daerah, tahun ini KORMI bergerak dan berkegiatan di 4 wilayah yakni Pulau Sebatik, Daratan Krayan, Daratan Lumbis dan Pulau Nunukan.(*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *