Patroli Gabungan Satgas Pamtas RI Bersama Tentara Diraja Malaysia

benuanta.co.id, NUNUKAN – Patroli gabungan Terkoordinasi, Satgas Pamtas Yonif 621/Manuntung bersama Tentara Diraja Malaysia resmi dibuka pada Senin (12/12/2022).

Dansatgas Pamtas Darat RI-Malaysia Yonif 621/Manuntung, Letkol Inf Deny Ahdiani Amir mengatakan, pembukaan patroli tersebut diawali dengan dilaksanakannya upacara di di Pos Gabma Sei Menggaris, Desa Sekaduyan Taka, Kecamatan Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan .

“Kita sudah laksanakan upacara untuk pembukaan patroli terkoordinasi TNI-TDM seri 1/2022 wilayah perbatasan darat RI-Malaysia Satgas Pamtas Yonif 621/Mtg unit 7 RAMD,” ungkap Deny Ahdiani Amir kepada benuanta.co.id, Selasa (13/12/2022).

Baca Juga :  Pastikan Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran, Damkar Nunukan Cek Apar di Kampung Nelayan 

Diungkapkannya, patroli terkoordinasi tersebut merupakan patroli gabungan yang dilaksanakan antara Satgas Pamtas Yonif 621/Manuntung dengan Tentara Diraja Malaysia.

Ia menyampaikan, patroli terkoordinasi tersebut sangat penting di lakukan yang bertujuan untuk menyamakan pemahaman, persepsi tata letak patok perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia.

“Nantinya peninjauan patok tersebut akan kita laksanakan bersama, sehingga kegiatan seperti ini perlu di rancang dalam Satgas berikutnya,” katanya.

Dansatgas, menghimbau kepada prajurit yang telah ditunjuk untuk melaksanakan patroli agar senentiasa menjaga kelestarian lingkungan khususnya di wilayah perbatasan antara kedua negara.

Baca Juga :  Masuk ke Malaysia lewat Jalur Ilegal, 217 PMI Dideportasi

Disampaikannya, dengan adanya patroli terkoordinasi ini bisa meningkatkan rasa kebangsaan antar kedua negara, dan juga untuk mengawasi dapat mengawasi serta mencegah tindak ilegal seperti ilegal logging, ilegal mining, trafficking, pelintas batas dan kriminalitas seperti narkoba, miras dan tindak pelanggaran lainnya.

“Kalau untuk pelaksanaannya terhitung sejak di bukanya kemarin sudah berjalan hingga kurang lebih lima hari kedepan,” katanya.

Sementara itu, Deny mengatakan untuk personel satgas pamtas Yonif 621/Manuntung ada lima orang personel yang diturunkan untuk melaksanakan patroli gabungan tersebut yang mana akan dipimpin oleh Sertu M. Edi S. (Danpos), dan empat personel dari TDM yang dipimpin Sarjan Hafiz (Wadanpos).

Baca Juga :  Cegah PMK, 90 Ternak Sapi di Nunukan Selatan di Vaksinasi

Kendati hanya menurunkan lima orang personel, Deny mengatakan bahwa selama pelaksanaan patroli terkoordinasi tetap dalam kendali dan pantauan Komando Taktis.

“Tentunya tetap dalam kendali dan pantauan kita, sehingga harapan saya patroli terkoordinasi ini dapat berjalan sesuai rencana dan aman,” harapnya.(*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *