Kodim/0911 Nunukan Bedah Rumah Jadi Layak Huni bagi Warga Kurang Mampu

benuanta.co.id, NUNUKAN – Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menginstruksikan kepada seluruh Babinsa TNI Angkatan Darat untuk masuk ke dapur-dapur rumah warga di setiap wilayah, dengan tujuan untuk melihat kondisi langsung warga masyarakat yang tidak mampu serta memastikan agar masyarakat tidak ada yang kelaparan akibat kekurangan bahan makanan.

Pasangan suami istri Amir . A dan Bella warga Kelurahan Selisun, memiliki anak yakni Muhammad Ikmal Hakimi yang masih berusia 2 tahun 3 bulan, usai rampung dan merasakan kondisi rumah barunya, pasangan suami istri ini mengaku memiliki kehidupan yang lebih layak. Tidak lagi sibuk dengan kebocoran atap saat hujan datang hingga tidak lagi harus mandi di sungai

Baca Juga :  Kekayaan Alam Krayan Terhalang Infrastruktur

“Dulu rumah saya kumuh sangat kurang layak, karena kita hanya memiliki satu ruangan di mana tempat makan dan tidur juga sama. Tapi alhamdulillah sekarang, sudah ada sekat dapur dan kamar. Lebih bersih, layak dan nyaman untuk kami huni,” ungkap Amir kepada benuanta co.id.

Tak sekadar kelayakan yang ia rasakan. Lewat kondisi rumah barunya, Amir  mengaku temannya hingga para tetangga sudah tak lagi segan berkunjung.

Sementara itu, Dandim 0911/Nunukan, Letkol Inf Albert F Hutagalung mengungungkapkan, ini adalah bantuan dari KASAD untuk rakyat yang rumahnya tidak layak huni, sehingga Babinsa TNI Angkatan Darat masuk dapur mengecek rumah-rumah masyarakat yang tidak layak huni.

Baca Juga :  Kurangi Jumlah Kebakaran di Nunukan lewat Sosialisasi Rutin Damkar

“Jadi satu Kodim itu ada dua unit rumah yang akan dibedah, untuk di Nunukan yakni kelurahan Nunukan Selisun, dan Kecamatan Lumbis, dan hari ini mereka kita serahkan kunci rumah,” kata Albert, Selasa (13/12/2022).

Kata gori yang mendapat bantuan dilihat dari dari WC yang tidak ada, tempat mandi, dan tempat tidur, hingga dapur. Jika ada sekat kamar dan dapur itu sudah termasuk ideal dan WC juga ada bagi keluarga.

“Itu yang kita pikirkan, sedangkan ukuran rumah 6 meter lebar kali 10 meter panjang,” jelasnya.

Ini juga merupakan salah satu cara mencegah terjadinya Stunting, dan memberantas kemiskinan di Kabupaten Nunukan.

Baca Juga :  DKUKMPP Nunukan Sidak Alat Ukur di Pasar Tradisional, 3 Timbangan Disita Petugas

Ditambah Wakil Bupati Nunukan H Hanafiah, mengapresiasi program tersebut karena bisa membantu masyarakat yang ada di Kabupaten Nunukan, yang tadinya rumah tidak layak huni menjadi layak huni.

“Kita dari pemerintah daerah sangat bersyukur sedikit beban kita dapat terkurangi, dengan dibantunya perbaikan rumah atau peningkatan rumah warga lebih layak huni,” jelasnya.

Untuk Nunukan, warga yang dapat bantuan bedah rumah berada di Keluarkan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan tepatnya RT 12, selain bedah rumah warga sekitar juga mendapatkan bantuan berupa sembako dari KASAD yang disalurkan oleh Kodim 0911/Nunukan.(*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *