benuanta.co.id, TARAKAN – Kondisi berlubang dan genangan air hujan di sepanjang ruas Jalan Aki Balak tepatnya depan kantor Kelurahan Karang Harapan, lalu melewati Wahana Wisata Persemaian hingga menuju arah Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Tarakan masih dirasakan masyarakat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kota Tarakan Fandariansyah menegaskan sudah melakukan pelebaran Jalan Aki Balak dan telah tebar agregat bebatuan.
“Jadi Jalan Aki Balak tetap dilakukan pengerjaan. Sekarang lagi pelebaran lalu diagregat dan nanti bagian-bagian tertentu yang kita hotmix. Tapi tidak semua karena menyesuaikan pembiayaan yang ada,” ujarnya Jumat (9/12/2022).
Sebagai informasi, pihaknya menjelaskan pekerjaan pun dilakukan secara perlahan supaya memastikan pengaspalan hotmik aman dilalui kendaraan dan bertahan lama.
Selain itu, pihaknya mengatakan Jalan Aki Balak dalam waktu dekat pun akan berstatus milik pemerintah pusat.
“Jalan Aki Balak itu sendiri sudah jalan nasional. Ya Insyaallah tahun depan nanti langsung ditangani APBN Nasional. Sekarang kebetulan masih kita tangani. Karena kebetulan sudah kita anggarkan. Nanti tahun depan insyaallah nanti akan betul-betul ditangani oleh APBN,” ungkapnya.
Kemudian, ia menyebutkan untuk saat ini PUPR Kota Tarakan sudah menganggarkan lebih dulu untuk perbaikan Jalan Aki Balak sebesar Rp 9 Miliar.
“Kurang lebih Rp 9 miliar menggunakan anggaran APBD Kota Tarakan sepanjang 7 km sekian itu kan dia parsial. Jadi menyesuaikan daerah-daerah yang rusak berlubang yang perlu penanganan,” tuturnya.
Bahkan durasi perbaikan jalan ini akan berlangsung sampai tahun 2023. “Sampai tahun depan lebih dari 60 hari sekian bulan lebih dari 12 bulan,” bebernya.
Tak hanya itu, ia menjelaskan selama kegiatan pelebaran ruas Jalan Aki Balak ada pula proses penggeseran pipa PDAM.
“Ini juga kami lakukan dengan hati-hati. Mengingat pipa tersebut berisi air yang menyuplai air bersih ke wilayah perkotaan. Jika dikerjakan buru-buru bisa mengakibatkan kerusakan, maka akan menganggu suplai air ke kota. Sekarang pun di Persemaian yang lubang besar sudah ditutup juga. Target selesai tahun depan, karena multiyears,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Yogi Wibawa







