Penerima BLT BBM di Tarakan Mencapai 8.228 KPM

benuanta.co.id, TARAKAN – Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM, Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau sembako dari kembali disalurkan Kementerian Sosial (Kemensos) RI kepada masyarakat di Kota Tarakan.

Koordinator Kantor Pos Tarakan Tengah, Ahyan Fuadi mengatakan selama terselenggaranya kegiatan Kemensos RI koordinasi dari Kantor Pos dengan pendamping PKH.

“Lalu PSM itu semua juga sangat baik, dari perkiraan kami saja ini mungkin kalau di atas 70-80 persen sudah ada, karena yang tersisa tanda tangan sudah sangat sedikit sekali,” jelasnya Selasa (6/12/2022).

Baca Juga :  Pembeli Enggan Berbelanja, Pedagang Keluhkan Banjir di Pasar Gusher

Selama ini, pihaknya menjelaskan penyaluran bantuan langsung tunai kepada masyarakat yang membutuhkan mencapai ribuan.

“Kalau penyaluran ini kami menyalurkan dari kota Tarakan sendiri ada 8.228 Keluarga Penerima Manfaat atau KPM se-Tarakan raya saja. Sejauh ini sudah selesai untuk jadwal yang kami susun dari tanggal 23 November sampai 3 Desember sudah selesai,” ungkapnya.

Hanya saja, menurutnya saat ini penerimaan bantuan Keluarga Penerima Manfaat masih terus berlangsung di kantor pos, karena beberapa masyarakat yang berhalangan hadir.

“Sesuai pendamping PKH yang datang dan juga KPM-KPM yang sakit-sakit ini juga mulai kami antar pekan ini. Jadi yang lansia itu kebanyakan memang sudah terkendala secara mobilitas itu kami datangi door to door,” tuturnya.

Baca Juga :  FPI Tarakan Dukung Kamtibmas Selama Ramadan, Akan Patroli Keliling

Menurutnya kegiatan beri bantuan langsung tunai secara rumah ke rumah dari Kemensos RI di Tarakan tidak banyak.

“Kalau dari persentasi 8 ribuan orang dan sampai 10 persenan orang. Mungkin hanya 2 3 persen saja. Seperti saya di Pamusian antar BLT 2 3 orang. Terus dari Sebengkok cuma ada 5 orang tapi kami tetap kejar,” bebernya.

Terpisah, salah satu warga kelurahan Juwata Laut yakni Mardiana (45) mengatakan untuk dapat menerima BLT dari Kemensos RI tidak mengalami kendala.

Baca Juga :  Kemenkop RI Dukung Penuh Permodalan Koperasi Merah Putih di Daerah

“Hanya disuruh bawa KTP, KK sama dapat informasi dari pendamping PKH masing-masing, kebetulan pendamping kami di Juata atas nama Ibu Nisa,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bantuan tersebut akan dipakai untuk kebutuhan anak sekolah dan sebagian keperluan dapur.

“Dapatnya Rp 1 jutaan, kita hanya tunggu informasi saja dari pendamping kita,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *