DKUKMPP Nunukan Bersama BPOM Cek Pangan Olahan di Distributor Jelang Nataru

benuanta.co.id, NUNUKAN – Jelang Natal dan tahun baru, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Nunukan bersama Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan melakukan pengawasan di sejumlah distributor barang di Nunukan.

Kepala Bidang Perdagangan, DKUKMPP Nunukan R Dior Frames mengatakan sasaran dalam intensifikasi yakni 4 titik distributor yakni Delta, Bintang, Kemakmuran dan distributor di pasar Inhutani yang merupakan olahan makanan dalam bentuk kemasan yang ada di Nunukan.

Baca Juga :  Kekayaan Alam Krayan Terhalang Infrastruktur

Ia mengatakan, dalam melakukan pengawasan adapun hal yang dijadikan catatan bagi para distributor yakni terkait jenis barang, penyimpanan dan tanggal waktu kedaluwarsa atau jangka waktu dari setiap produk.

Dior menyampaikan, dari keterangan para distributor, setiap stok barang yang didatangkan selalu masa kedaluwarsanya dua tahun ke depan. Namun, ketika barang tersebut kemudian di beli oleh para setiap pedagang yang ada di Nunukan, sering kali masih ada barang yang disimpan di gudang, lalu ketika ada barang baru datang barang lama masih tersimpan di gudang sehingga kadang ditemui barang yang sudah kedaluwarsa.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Lakukan Extra Dropping dan Gelar Operasi Pasar Sambut Ramadan dan Nyepi

Saat dilakukan pengawasan, dan didapati ada barang yang sudah kedaluwarsa maka barang tersebut harus di pisahkan oleh para distributor untuk meretur barang tersebut.

“Selian itu, para distributor pemilik gudang ini harus memahami, jika stok produk makanan dengan produk yang bukan bahan makanan harus dipisahkan, makanya ini yang tadi juga kita sudah tekankan kepada para distributor,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Pastikan Stok dan Penyaluran LPG 3 Kg di Tanjung Selor Tetap Aman dan Terkendali

Dior juga memastikan, untuk stok barang-barang jelang Nataru dipastikan aman dan tersedia hingga awal tahun 2023 mendatang.

“Produk-produk seperti gula, tepung, mentega, minyak stoknya aman, begitu juga dengan stok minum kalengan,” pungkasnya.(*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *